Thursday, 28 November 2013

Hindarilah Boraks pada Bekal Makanan Anak Anda

Salah satu strategi agar anak tetap dapat mengkonsumsi makanan sehat walaupun di sekolah (tanpa perhatian langsung orang tua) adalah menyediakan bekal sehat dan menarik serta memberikan pemahaman mengenai makanan sehat yang banyak dijajakan di sekitar sekolah. Makanan dari rumah menjadi salah satu alternatif bagi anda untuk menjaga pola kehidupan sehat anak. Kita perlu berhati-hati dan memperingati anak agar tidak mengkonsumsi makanan berbahan pengawet seperti borax. (Baca juga : mengenali makanan yang mengandung boraks.)

hindari makanan tidak sehat dan mengandung boraks
Kenali makanan yang mengandung boraks
Salah satu alternatif menu maakanan yang menjadi bekal favorit adalah nugget, makanan instant yang terbuat dari daging olahan yang sudah dibentuk sedemikian rupa hingga bentuknya menarik dan mengundang selera anak.

Nugget merupakan makanan praktis yang bisa kita temukan di supermarket kecil maupun besar. Beberapa produk Nugget dengan nama besarnya sudah sangat laku di pasaran. Variannya pun banyak, rasa sapi, ayam, udang, pedas, asin, dll.

Tapi tidak semua konsumen memilih Nugget bermerk, mungkin masalah harga menjadi pertimbangan. Karena masalah tersebut, munculah para penjual Nugget yang memanfaatkan kondisi seperti ini dengan membuat Nugget dengan resep mereka sendiri. Lalu dipasarkan ke pasar tradisional hingga akhirnya sampai ke tangan ibu.

Kualitas kesehatan produk tak ber-merk seringkali meragukan. kita tidak akan tahu betul seberapa besar kandungan bahan pengawet atau boraks pada makanan tersebut.

Dengan membuat Nugget dari dapur sendiri. Nugget sayuran adalah jalan alternative yang bisa kita gunakan. Bayam adalah salah satu sayuran yang bisa dipakai sebagai bahan dasar pembuatan Nugget sayuran. Tapi coba kita cari jenis sayuran lain seperti wortel.

Kandungan vitamin A pada wortel sangat penting untuk kesehatan mata. Bagaimana cara membuat nugget wortel? Sangat mudah pastinya. Apalagi untuk anda yang terbiasa memasak.

Selain membekali anak dengan menu makanan sehat seperti nugget, anjuran untuk tidak mengkonsumsi aneka jajan yang kemungkinan menggunakan boraks sangat pending. Pendidikan untuk menjaga kesehatan harus ditanamkan sejak dini. Tidak boleh asal makan atau asal mengkonsumsi jajan yang enak, aneka bahan pengawet seperti boraks terus menghantui kesehatan anak anda.

Diet Sehat untuk Mendapatkan Bentuk Tubuh yang Ideal

Diet untuk tubuh ideal
Diet untuk tubuh ideal
Pada dasarnya, Diet adalah pengaturan jumlah makanan yang dikonsumsi oleh seseorang atau organisme tertentu. Berbeda dalam penyebutan di beberapa negara, dalam bahasa Indonesia, kata diet lebih sering ditujukan untuk menyebut suatu upaya menurunkan berat badan atau mengatur asupan nutrisi tertentu.

Pemahaman akan diet sehat yang sebenarnya perlu didalami, karena kesalaha dalam memahami bagaimana diet yang sehat sebenarnya akan membuat pola diet kita terbengkalai, malah kita akan sakit. Artikel ini akan membahas mengenai diet dalam pengertian yang kedua.

Dalam pekembangannya, diet dalam konteks upaya mengatur asupan nutrisi dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
  • Menurunkan Berat (Massa) Badan misalnya bagi model atau aktris yang ingin menjaga penampilannya.
  • Meningkatkan Berat (Massa) Badan misalnya bagi olahragawan atau atlet binaraga yang ingin meningkatkan massa otot.
  • Pantang Terhadap Makanan Tertentu misalnya bagi penderita diabetes (rendah karbohidrat dan gula).

Asupan nutrisi seseorang sangat berpengaruh terhadap massa tubuhnya. (Baca juga: Buah Segar untuk Diet)

Makanan Sehat dalam Menjalankan Diet Sehat

World Health Organization (WHO) menganjurkan setiap individu untuk memiliki energi dan berat badan yang sehat dan seimbang. Cara menurunkan berat badan yang dianjurkan adalah dengan memperbanyak aktivitas (berolah raga), mengurangi asupan kalori (mengurangi porsi makan tetapi tetap menjaga nilai gizi). Diet dengan menahan rasa lapar malah berbahaya, beberapa gejala yang mungkin menyertai cara diet yang keliru antara lain pingsan, pusing, lemas, dan malnutrisi.

Pada contoh sebelumnya, orang yang kelebihan 165 kkal tadi dapat mengurangi asupan kalorinya dengan memperbanyak aktivitasnya (misalnya berlari selama 1 jam) atau mengganti makan pagi atau makan malamnya dengan makanan lain yang lebih rendah kalorinya (mengganti menu sarapanya dengan hanya mengonsumsi makanan dengan 200 kalori pada saat sarapan atau makan malamnya dapat mempertahankan atau bahkan menurunkan berat badannya).

Pengenalan kandungan makanan sangatlah penting untuk mengatur pola makanan sehat yang kita konsumsi. oleh karena itu mencari info mengenai kandungan makanan, baik kandungan kalori maupun nutrisi lainnya sudah merupakan hal wajib yang harus dilakukan.

Saat ini, cukup banyak produk makanan diet yang dijual bebas di pasar Indonesia dengan kalori dan gizi terkontrol. Jenis makanan yang direkomendasikan untuk menemani diet yaitu air minum, gandum, kacang merah, kacang almond, apel, bayam, blueberri, brokoli, salmon, ubi, susu dan kedelai.Pengaturan asupan kalori dapat dilakukan dengan mengikuti program-program tersebut. Pengaturan asupan kalori secara mandiri juga dapat dilakukan dengan melihat informasi gizi yang dicantumkan pada kemasan, sesuai dengan ketentuan BPOM.

Selamat berdiet :)

Sumber: Wikipedia

Wednesday, 27 November 2013

Pengumuman Hasil Tes TKD CPNS Kemendikbud Desember 2013

Pengumuman kelulusan tes TKD CPNS Kemendikbud 2013 akan diumumkan 16 Desember tahun 2013 ini. Hal ini karena memang panitia pengadaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil di lingkungan kementrian pendidikan dan kebudayaan dan juga PANSELNAS (Panitia Seleksi Nasional) masik dalam tahapan verifikasi hasil tes TKD cpns kemendikbud tahun 2013 ini.

Seperti halnya tertera dalam Pendaftaran penerimaan CPNS Kementrian Pendidikan Kebudayaan 2013 ini setelah keseluruhan peserta ujian dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi cpns kemendikbud maka peserta akan mengikuti ujian berikutnya yaitu Tes Kompetensi Dasar dalam tahapan rekrutmen calon pegawai negeri sipil tahun anggaran 2013-2014 ini.

Sehubungan dengan telah ditetapkannya hasil Tes Kompetensi Dasar oleh Panitia Seleksi Nasional (PANSELNAS) dengan ini kami sampaikan Daftar Peserta yang Memenuhi Persyaratan (MP) dalam Tes Kompetensi Dasar dan berhak untuk mengikuti Tes Kompetensi Bidang. Untuk selanjutnya, informasi mengenai jadwal dan tempat pelaksanaan Tes Kompetensi Bidang serta ketentuan lainnya dapat dilihat di laman masing-masing unit kerja.

Bagi yang lulus pada Hasil Administrasi Dan TKD ini tentunya akan melangkah satu tahapan berikutnya lagi yaitu menjalani ujian Tes Kemampuan Bidang (TKB) Kemdikbud untuk bisa meraih kelulusan pada hasil akhir cpns kemendikbud ini.

Pengumuman Hasil Tes TKD CPNS Kemendikbud Desember 2013

Pengumuman Hasil Tes TKD CPNS Kemendikbud 2013

Dan setelah para peserta dinyatakan lulus dalam Seleksi Administrasi CPNS Kemendikbud maka akan melangkah ke tahapan ujian tes TKD dengan menggunakan sistem LJK maupun sistem CAT yang ada di dalam kementrian yang bersangkutan.

Hasil Seleksi Tes TKD CPNS Kemendikbud 2013


Menurut jadwal yang telah diberitahukan sebelumnya bahwasannya pengumuman kelulusan nama-nama yang lulus dalam ujian tes kemampuan dasar akan diumumkan pada laman website cpns.kemdikbud.go.id maupun pada laman website kemdikbud.go.id. Dan menurut jadwal juga informasi kelulusan hasil tes TKD kemendikbud diumumkan pada minggu ke tiga di bulan desember ini.

Hasil Tes TKD Kemdikbud akan diumumkan pada laman website https://cpns.kemdikbud.go.id atau juga di di http://kemdikbud.go.id.
Tes ini juga disebut dengan tes tahapan I. Selanjutnya peserta mengikuti seleksi Tahap 1 dengan membawa print out Kartu Peserta Ujian, dan mengisi daftar hadir yang telah dilengkapi pas foto pelamar. Bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi Tahap I harus mengikuti seleksi Tahap II yaitu tahap Tes Kemampuan Bidang CPNS kemendikbud.

Pengumuman Hasil Tes TKB CPNS Kemendikbud


Sedangkan pelaksanaan tes TKB kemendikbud akan diumumkan setelah kesemusnya hasil verifikasi nilai keseluruhan peserta pada ujian TKD telah dilaksanakan dan dirampungkan oleh PANSELNAS. Sehingga jadwal tes TKB nantinya akan diumumkan setelah proses pengumuman tes tkd diumumkan resmi oleh panitia dalam website https://cpns.kemdikbud.go.id pada minggu ketiga bulan desember. Karena memang telah terjadi jadwal pengunduran hasil kelulusan Tes Kompetensi Dasar (TKD) oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) di tahun 2013-2014 ini.

Sunday, 24 November 2013

Pengumuman Kelulusan Tes Psikotes CPNS Kemenkeu 2013

Nama-nama yang lulus psikotes cpns kemenkeu dan berhak mengikuti tes kesehatan dan kebugaran telah secara resmi diumumkan oleh Panitia pusat rekrutmen cpns di lingkungan kementrian keuangan tahun 2013 tertanggal 21 November 2013 kemarin. Pengumuman tersebut juga mencakup mengenai informasi jadwal lokasi tes kesehatan kebugaran kemenkeu serta juga jadwal tes wawancara kementrian keuangan tahun 2013 ini.

Pengumuman kelulusan tes cpns kemenkeu tahun 2013 ini resmi di dapatkan dari laman website Kementrian Keuangan yang memproses rekrutmen calon pegawai negeri sipil di lingkungan kementrian keuangan tahun anggaran 2013-2014 ini. Berikit adalah informasi selengkapnya dari laman website rekrutmen.kemenkeu.go.id

Hasil Tes Psikotes CPNS Kemenkeu 2013

PENGUMUMAN
NOMOR : PENG-15/PANREK/XI/2013

TENTANG
PESERTA YANG DINYATAKAN LULUS PSIKOTES,
JADUAL DAN LOKASI TES KESEHATAN DAN KEBUGARAN SERTA
JADUAL DAN LOKASI WAWANCARA
DALAM RANGKA REKRUTMEN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2013

Berdasarkan Hasil Psikotes yang diselenggarakan pada hari Selasa s.d. Jumat tanggal 29 Oktober s.d. 1 November 2013 dan Keputusan Rapat Panitia Pusat Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2013 pada hari Rabu, 20 November 2013 tentang Peserta Lulus Psikotes, Panitia Pusat Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2013, dengan ini menetapkan :
  1. Peserta Psikotes yang Nomor Tanda Peserta Ujian (TPU) dan namanya tercantum dalam Lampiran Pengumuman ini dinyatakan LULUS Psikotes dan berhak untuk mengikuti Tes tahap selanjutnya.
  2. Peserta Psikotes yang Nomor Tanda Peserta Ujian (TPU) dan namanya tidak tercantum dalam Lampiran Pengumuman ini dinyatakan TIDAK LULUS Psikotes dan tidak berhak mengikuti tes tahap selanjutnya.
Peserta lulus Psikotes berhak untuk mengikuti Tes tahap selanjutnya, dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Peserta dengan Tingkat Pendidikan Sarjana (S-1) wajib mengikuti Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Wawancara pada tanggal 25 sampai dengan 29 November 2013 sesuai jadual dan lokasi sebagaimana tercantum dalam Lampiran Pengumuman ini;
  • Peserta dengan Tingkat Pendidikan Program Diploma III dan SMK wajib mengikuti Tes Kesehatan dan Kebugaran pada tanggal 25 sampai dengan 29 November 2013 sesuai jadual dan lokasi sebagaimana tercantum dalam Lampiran Pengumuman ini.
Tes Kesehatan dan Kebugaran akan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Registrasi Peserta Tes Kesehatan dan Kebugaran dilaksanakan pada hari yang telah ditetapkan untuk masing-masing peserta mulai Pukul 07.30 s.d. 10.00 waktu setempat di Lokasi Tes Kesehatan. Peserta yang melakukan registrasi setelah Pukul 10.00 tidak akan dilayani dan dinyatakan gugur Tes Kesehatan dan Kebugaran. Peserta yang melakukan registrasi lebih awal akan dilayani lebih dahulu;
  • Tes Kesehatan dan Kebugaran dilaksanakan mulai Pukul 07.30 waktu setempat.
Pada saat Tes Kesehatan dan Kebugaran, peserta harus membawa:
  • Tanda Peserta Ujian (TPU) Asli atau Surat Tanda Bukti Laporan Kehilangan Barang/Surat-surat Asli dari Kepolisian yang masih berlaku bagi Peserta yang kehilangan TPU;
  • Kartu Identitas (KTP/SIM) Asli yang masih berlaku; dan
  • Perlengkapan Tes Kebugaran yaitu pakaian olah raga (celana training dan kaos) dan sepatu olah raga.
Pelaksanaan Tes Kesehatan dan Kebugaran meliputi : Tes Kesehatan, yaitu pemeriksaan oleh Dokter/Tim Kesehatan; dilanjutkan Tes Kebugaran, yaitu lari 12 menit dan shuttle run (lari cepat membentuk angka 8).
Panitia atas rekomendasi dokter pemeriksa kesehatan berwenang menolak peserta untuk mengikuti Tes Kebugaran apabila peserta tidak memenuhi persyaratan kesehatan.

Tes Wawancara CPNS kemenkeu akan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Wawancara dilaksanakan dengan pembagian sesi : Sesi I: Pukul 07.30 s.d. 09.25 waktu setempat. Sesi II : Pukul 09.15 s.d. 11.10 waktu setempat. Sesi III : Pukul 13.15 s.d. 15.30 waktu setempat. Sesi IV : Pukul 15.20 s.d. 17.15 waktu setempat.
  • Peserta harus sudah melakukan registrasi di lokasi pelaksanaan Wawancara 30 (tiga puluh) menit sebelum pelaksanaan sesi Wawancara yang telah ditentukan.
  • Berpakaian rapi, sopan dan formal.
Pada saat mengikuti Wawancara, peserta harus membawa:
  1. Tanda Peserta Ujian (TPU) Asli atau Surat Tanda Bukti Laporan Kehilangan Barang/Surat-surat Asli dari Kepolisian yang masih berlaku bagi Peserta yang kehilangan TPU;
  2. Kartu Identitas (KTP/SIM) Asli yang masih berlaku;
  3. Formulir Daftar Riwayat Hidup yang dapat diunduh melalui website http://rekrutmen.kemenkeu.go.id yang harus diisi lengkap, ditandatangani, dan dicetak sebanyak 2 (dua) rangkap serta diserahkan pada hari pelaksanaan Wawancara; dan
  4. Alat tulis (Ballpoint dan papan jalan).
  5. Pada saat mengikuti Wawancara Peserta dilarang mengaktifkan segala jenis alat komunikasi selama Wawancara berlangsung dan wajib mematuhi tata tertib Wawancara yang berlaku.
  • Sebelum mengikuti Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Wawancara, peserta dianjurkan untuk makan pagi/sarapan terlebih dahulu. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima agar siap mengikuti serangkaian aktivitas uji kesehatan dan kebugaran.
  • Peserta yang tidak hadir sesuai jadual yang telah ditentukan dianggap mengundurkan diri.
  • Pengumuman Hasil Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Wawancara CPNS kemenkeu 2013 yang sekaligus merupakan Pengumuman Akhir akan diumumkan melalui website Kementerian Keuangan www.kemenkeu.go.id dan portal Panitia Pusat Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2013 http://rekrutmen.kemenkeu.go.id pada hari Rabu tanggal 4 Desember 2013.
  • Dalam rangka Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil ini tidak diadakan surat menyurat dan tidak dipungut biaya apapun.
  • Segala biaya akomodasi, transpor, dan lain-lain yang dikeluarkan oleh peserta Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Wawancara menjadi tanggungan peserta yang bersangkutan.
  • Apabila dikemudian hari ditemukan bahwa informasi yang diberikan peserta tes ternyata tidak benar, maka Kementerian Keuangan berwenang mengenakan sanksi berupa pembatalan kelulusan atau pemberhentian sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Kelulusan pelamar pada setiap tahapan tes ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi pelamar. Apabila ada pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan dapat diterima menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Keuangan, maka perbuatan tersebut adalah penipuan dan dapat dilaporkan melalui website www.wise.kemenkeu.go.id. Perbuatan pihak/oknum tersebut diluar tanggung jawab Panitia.
  • Keputusan Panita Pusat Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2013 pada setiap tahap tes bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Monday, 18 November 2013

Penyebab Tanda Gejala Bronkopneumonia

Penyakit Bronkopneumonia pada anak adalah merupakan penyakit yang seringkali juga menimpa pada anak-anak kita. Bronkopneumonia merupakan infeksi sekunder yang biasanya disebabkan oleh virus penyebab Bronchopneumonia yang masuk ke saluran pernafasan sehingga terjadi peradangan broncus dan alveolus. Inflamasi bronkus ditandai adanya penumpukan sekret, sehingga terjadi demam, batuk produktif, ronchi positif dan mual. Dan ini juga termasuk dalam bagian penyakit pnemumonia juga.

Insiden penyakit ini pada negara berkembang hampir 30% pada anak-anak di bawah umur 5 tahun dengan resiko kematian yang tinggi, sedangkan di Amerika pneumonia menunjukkan angka 13% dari seluruh penyakit infeksi pada anak di bawah umur 2 tahun. Inilah juga yang dimaksud dengan epidemiologi penyakit yang satu ini.

Pengertian bronkopneumonia adalah adalah salah satu jenis pneumonia yang mempunyai pola penyebaran bercak, teratur dalam satu atau lebih area terlokalisasi di dalam bronki dan meluas ke parenkim paru yang berdekatan disekitarnya. Ini adalah definisi menurut Smeltzer, Suzanne & Brenda G.Bare.2002: 572.

Sedangkan definisi arti yang lainnya menurut A.Aziz.Alimul Hidayat adalah suatu radang parenkim paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur ataupun benda asing yang ditandai dengan gejala panas yang tinggi, gelisah, dispnoe, nafas cepat dan dangkal, muntah, diare, batuk kering dan produktif.

Penyebab Penyakit Bronkopneumonia


Penyebab Tanda Gejala Bronkopneumonia

Penyebab etiologi bronkopneumonia terbagi menjadi 4 hal yang bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada paru khususnya parenkhim paru ini adalah sebagai berikut :
  • Bakteri. Pneumonia bakteri biasanya didapatkan pada usia lanjut. Organisme gram posifif seperti : Steptococcus pneumonia, S. aerous, dan streptococcus pyogenesis. Bakteri gram negatif seperti Haemophilus influenza, klebsiella pneumonia dan P. Aeruginosa.
  • Virus. Disebabkan oleh virus influensa yang menyebar melalui transmisi droplet. Cytomegalovirus dalam hal ini dikenal sebagai penyebab utama pneumonia virus.
  • Jamur. Infeksi yang disebabkan jamur seperti histoplasmosis menyebar melalui penghirupan udara yang mengandung spora dan biasanya ditemukan pada kotoran burung, tanah serta kompos.
  • Protozoa. Menimbulkan terjadinya Pneumocystis carinii pneumonia (CPC). Biasanya menjangkiti pasien yang mengalami immunosupresi. (Reeves, 2001)
Pada umumnya, bronkopneumonia disebabkan oleh infeksi bakteri, terutama bakteri piogenik yang membentuk pneumonia supuratif. Adenovirus, virus influenza, mikoplasma pneumoniae juga dapat berperan. Bronkopneumonia sering terjadi pada mereka yang berdaya tahan tubuh lemah dan memiliki gangguan imunitas saluran pernapasan. Anak-anak, lanjut usia dan penderita HIV/AIDS adalah populasi yang rentan penyakit ini.

Tanda Gejala Bronkopneumonia


Ada beberapa ciri anak yang menderita penyakit bronkopneumonia ini antara lain dapat dikenali dengan tanda serta gejala sebagai berikut :
  1. Kesulitan dan sakit pada saat pernafasan contohnya adalah Nyeri pleuritik, Nafas dangkal dan mendengkur, Takipnea (Nafas Cepat)
  2. Bunyi nafas di atas area yang menglami konsolidasi : Mengecil, kemudian menjadi hilang dan juga terdengar Krekels, ronkhi paru.
  3. Gerakan dada tidak simetris.
  4. Menggigil dan demam 38,8 ° C sampai 41,1°C, delirium.
  5. Diafoesis.
  6. Anoreksia.
  7. Malaise.
  8. Batuk kental, produktif Sputum kuning kehijauan kemudian berubah menjadi kemerahan atau berkarat.
  9. Gelisah.
  10. Sianosis Area sirkumoral, dasar kuku kebiruan.
  11. Masalah-masalah psikososial : disorientasi, ansietas, takut mati.

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan penunjang yang dilakukan pada Penyakit Bronkopneumonia untuk membantu mengegakkan diagnosa antara lain adalah sebagai berikut :
  • Rontgen Thorax / Dada. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi distribusi struktural, dapat juga menyatakan abses luas/infiltrat, empiema(stapilococcus), infiltrasi menyebar atau terlokalisasi (bakterial), atau penyebaran /perluasan infiltrat nodul (virus). Pneumonia mikoplasma sinar x dada mungkin bersih. Foto thorax bronkopeumoni terdapat bercak-bercak infiltrat pada satu atau beberapa lobus, jika pada pneumonia lobaris terlihat adanya konsolidasi pada satu atau beberapa lobus.
  • Pengambilan sekret secara broncoscopy dan fungsi paru untuk preparasi langsung, biakan dan test resistensi dapat menemukan atau mencari etiologinya, tetapi cara ini tidak rutin dilakukan karena sukar.
  • Pemeriksaan Fungsi Paru. Pada pemeriksaan ini akan didapatkan volume paru mungkin menurun (kongesti dan kolaps alveolar); tekanan jalan nafas mungkin meningkat dan komplain paru menurun, terjadi hipoksemia.
  • Analisa Gas Darah. Pada pemeriksaan darah ini biasanya akan didapatkan hasil yang tidak normal mungkin terjadi, tergantung pada luas paru yang terlibat dan penyakit paru yang ada.
Pengobatan Pneumonia

Pengobatan dan perawatan pasien dengan bronkopneumonia di rumah sakit antara lain dilakukan dengan cara :
  1. Terapi Oksigen. Pemberian oksigen umumnya tidak diperlukan, kecuali untuk kasus yang berat.
  2. Hidrasi Cairan. Bila ringan hidrasi oral, tetapi jika berat dehidrasi dilakukan secara parenteral. (menggunakan infus) 
  3. Simptomatik terhadap batuk. Bila terdapat obstruksi jalan napas, dan lendir serta ada febris, diberikan bronkodilator
Komplikasi Bronkopneumonia. Penyakit bronkopneumonia ini selain terjadi pada dewasa, seringkali juga terjadi bronkopneumonia pada anak. Berikut beberapa komplikasi dari penyakit bronkopneumonia yaitu :
  • Atelektasis adalah pengembangan paru-paru yang tidak sempurna atau kolaps paru merupakan akibat kurangnya mobilisasi atau refleks batuk hilang.
  • Abses paru adalah pengumpulan pus dalam jaringan paru yang meradang.
  • Empisema adalah suatu keadaan dimana terkumpulnya nanah dalam rongga pleura terdapat di satu tempat atau seluruh rongga pleura.
  • Endokarditis yaitu peradangan pada setiap katup endokardial.
  • Meningitis yaitu infeksi yang menyerang selaput otak
  • .
  • Infeksi sitemik.


Pencegahan Bronkopneumonia. Penyakit bronkopneumonia dapat dicegah dengan menghindari kontak dengan penderita atau mengobati secara dini penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya bronkopneumonia ini. Selain itu hal-hal yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh kita terhadap berbagai penyakit saluran nafas seperti halnya sebagai berikut :
  1. Pola Hidup Sehat, makan makanan bergizi dan teratur, menjaga kebersihan, beristirahat yang cukup, rajin berolahraga.
  2. Melakukan vaksinasi juga diharapkan dapat mengurangi kemungkinan terinfeksi antara lain : Vaksinasi Pneumokokus, Vaksinasi H. influenza, Vaksinasi Varisela yang dianjurkan pada anak dengan daya tahan tubuh rendah, Vaksin influenza yang diberikan pada anak sebelum anak sakit.

Friday, 15 November 2013

Sanggara Sambal Bajak khas Sulawesi Selatan

pisang goreng ala sulawesi
Pisang goreng atau Sanggara
Sanggara adalah pisang goreng, khas Sulawesi Selatan. Namu penyajian sanggara disana sangat unik yaitu disajikan dengan sambal bajak. Inilah resepnya :

Sanggara / Pisang Goreng ala Sulawesi Selatan


Bahan

  • Pisang kepok yang matang tetapi berkulit hijau
  • Minyak untuk menggoreng


Cara membuat :
1. Kupas pisang kepok yang masih hijau, masukkan ke dalam air masak
2. Goreng pisang sampai kekuningan
3. Pijat-pijat pisang dalam pengulekan sampai melebar
4. Goreng kembali pisang yang telah dipenyet sampai kecoklatan

Siapkan sambal bajak yang diulek langsung setelah bahan-bahan sambal digoreng, tanpa menggorengnya kembali setelah diulek.

Sajikan pisang sanggara dicocol dengan sambal bajak.

Cara Membuat Buras Sambal Teri dari Sulawesi Selatan

buras sambal ikan teri
Buras  sambal ikan teri
Buras adalah penganan utama khas dari Sulawesi Selatan. Buras mirip dengan lontong. Ada beda sedikit antara lontong dan buras. Dan juga penyajiannya. Kali ini saya mencoba menyajikan resep buras beserta sambal teri.

Resep Buras

Bahan :

  • Beras
  • Santan
  • Sedikit garam
  • Daun untuk membungkus


Cara membuat :
1. Bersihkan beras kamudian aru dengan santan dan sedikit garam. Setelah itu angkat dan sisihkan
2. Siapkan pembungkus daun pisang, beri beras aron sebanyak dua sendok makan diatasnya.
3. Lipat sederhana seperti nagasari tapi ditipiskan saja. Tumpuk sebanyak lima buras.
4. Setelah tertumpuk sebanyak lima, ikat dengan tali pelepah pisang.
5. Masukkan ke dalam panci berisi air ikatan2 buras tadi. Dan rebus selama 2 jam.

Resep Sambal teri

Bahan

  • Cabe rawit
  • Cabe besar
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Tomat
  • Sedikit terasi
  • Gula
  • Teri goreng


Cara membuat
1. Goreng bahan-bahan kecuali terasi dan gula
2. Uleg bahan sambal sampai halus
3. Goreng sambal yang telah diuleg halus kemudian masukkan teri goreng
4. Aduk sebentar lalu angkat dan hidangkan

Selamat menikmati salah satu hidangan nusantara dari Sulawesi selatan.