Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Penyakit. Show all posts

Friday, 22 January 2016

Penyakit Yang Banyak Menyebabkan Kematian

Jenis macam daftar penyakit paling mematikan dan banyak menyebabkan kematian bagi penderita di dunia dan di Indonesia banyak macamnya. Penyakit itu sendiri merupakan keadaan abnormal yang menyerang fisik dan jiwa seseorang.

Seseorang yang dalam keadaan kondisi Sakit tentunya akan merasakan ketidaknyaman. Apalagi jika ada organ kita yang mengalami kerusakan justru akan menimbulkan rasa sakit yang hebat. Kerusakan-kerusakan pada organ tersebut akan berdampak pada organ-organ lainnya.

Penyakit Yang Banyak Menyebabkan Kematian

Penyakit dapat menyerang siapa saja, bahkan tidak jarang berakhir dengan kematian. Penyebab seseorang dapat terserang penyakit bisa oleh berbagai faktor, di antaranya pola makan yang tidak sehat maupun kurangnya volume kebutuhan istirahat tidur. Penyakit kategori parah jika telah menyebabkan disfungsi organ-organ vital tubuh manusia.

Sehingga perlu sekiranya kita mengenal penyakit-penyakit yang di sinyalir memiliki potensi resiko mematikan yang tinggi. Dengan demikian kita akan lebih mawas diri untuk menghindari atau mencegah penyakit mematikan tersebut agar tidak merusak tubuh kita.

Berikut ini beberapa penyakit paling mematikan di dunia seperti informasi yang dilansir dari Okezone antara lain adalah sebagai berikut :

Jantung Koroner

Penyakit paling mematikan di dunia adalah penyakit jantung koroner, sudah tidak terhingga penderitanya yang meninggal mendadak karena penyakit ini. Penyakit ini dikenal juga sebagai penyakit areteri coroner atau dalam dunia kesehatan dikenal dengan istilah sebutan penyakit jantung iskemik.

Penyakit jantung koroner tercatat paling mematikan di dunia. Penyakit ini lebih disebabkan oleh sejumlah faktor, yakni jarang berolahraga, kadar kolesterol tinggi, dan tensi darah yang tinggi pula akibat kerap mengonsumsi makanan mengandung lemak jenuh dan berminyak. Dan di Indonesia penyakit jantung koroner masuk dalam daftar penyakit pembunuh no satu.

Menurut data yang dilansir dari situs discovery menyebutkan bahwa satu dari 100 orang di dunia berpotensi terjangkit penyakit yang juga dikenal sebagai penyakit arteri coroner. Penyakit ini berawal dari tersumbatnya aliran darah dan oksigen menuju jantung yang berfungsi mengalirkan darah ke semua organ tubuh lainnya, termasuk otak.

Diabetes Melitus

Berdasarkan informasi yang dilansir dari situs gejaladiabetes.com, penyakit diabetes melitus merupakan penyakit di mana tubuh si penderita gagal mengendalikan kadar gula (glukosa) dalam darahnya. Tubuh akan mengalami gangguan metabolisme dari distribusi gula oleh tubuh.

Penderita diabetes tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau sehingga terjadi kelebihan gula di dalam darah. Kelebihan gula kronis di dalam darah (hiperglikemia) inilah yang kemudian menjadi racun bagi tubuh. Kenali juga akan Penyebab Tanda Gejala Ciri Penyakit Diabetes Melitus.

Sebagian glukosa yang tertahan di dalam darah itu melimpah ke sistem urine untuk dibuang melalui urine. Air kencing penderita diabetes yang mengandung gula. Pada tahun 2012, tercatat penyakit yang menyerang fungsi darah ini telah menewaskan 1,5 juta orang.

Stroke

Penyakit paling mematikan berikutnya ialah serebrovaskular (stroke). Penyakit stroke lebih disebabkan oleh tingginya kadar lemak dan kolesterol dalam tubuh. Penyakit ini juga kerap dipicu oleh kurangnya intensitas berolahraga dan tingginya tekanan darah.

Stroke menyerang kala fungsi otak mengalami kerusakan yang disebabkan oleh aliran darah menuju otak tersumbat. Akibatnya, otak manusia tidak mendapat asupan oksigen dan darah yang akhirnya menyebabkan sel otak mati.

HIV/AIDS

Penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV)/AIDS ialah penyakit yang melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga daya immun seseorang menjadi anjlok drastis. Virus HIV cara kerjanya menyerang sel-sel tubuh manusia yang menyebabkan sel tersebut tidak lagi berfungsi. Jika sel T dan CD4 gagal berfungsi maka penyakit sekecil apapun mudah menyerang tubuh.

Penyakit HIV AIDS pada pada dasarnya adalah merupakan sebuah virus yang menyerang terutama pada sistem kekebalan tubuh manusia.

Namun skala derajat virus ini menyerang kekebalan tubuh sangatlah drastis karena hampir semua sistem kekebalan tubuh manusia bisa hilang jika telah terjangkiti dan juga terkena virus ini. Kenali juga Penyebab Tanda Gejala Penularan Penyakit HIV AIDS

Kanker

Penyakit kanker merupakan kelainan siklus sel yang tumbuh dengan pesat secara tidak terkendali, sehingga menyerang dan merusak organ tubuh di sekitar pertumbuhannya tersebut.

Penyakit ini bahkan telah menyebabkan kematian dengan prosentase 25 persen dari kasus kematian di seluruh dunia.

Penyakit kanker adalah merupakan kelainan siklus sel yang tumbuh dengan pesat dan tidak terkendali. Jika pertumbuhan tersebut terus terjadi akan menyerang dan merusak organ tubuh di sekitar pertumbuhannya tersebut.

Kanker telah menyebabkan kematian sekitar 25% dari kasus kematian di seluruh dunia. Bahkan setiap tahunnya, ada sekitar 0,5% dari populasi penduduk bumi yang mengidap penyakit ini.

Leukimia

Leukimia atau penyakit kanker darah juga termasuk penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit leukimia disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel pembentukan darah di sumsum tulang belakang dan jaringan limfoid dan lazimnya terjadi pada sel darah putih. Banyaknya sel darah putih justru akan mengganggu fungsi sel darah lainnya.

Tumor Otak

Tumor otak adalah penyakit yang menyerang dan merusak sel-sel otak pada manusia. Tumor otak dapat menyerang segala usia yang lebih dominan diderita orang dewasa.

Penyakit tumor otak dapat dibagi dalam dua kelompok berdasarkan perkembangannya, yakni tumor jinak yang tidak bersifat kanker dan tumor ganas yang menyebabkan kanker.

Tumor yang dimulai dari otak dikenal dengan istilah tumor otak primer, sedangkan kanker yang dimulai di bagian lain dari tubuh dan menyebar hingga ke otak disebut dengan tumor otak sekunder (metastatik).

Penyebab utama tumor otak hingga ini masih belum diketahui. Namun, faktor keturunan tertentu dan juga efek samping prosedur radioterapi disebut para pakar dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami tumor otak.

Nah itulah beberapa jenis macam penyakit paling mematikan di dunia yang perlu kita waspadai, mengapa mereka mematikan ? karena mereka cenderung menjadi penyebab kematian terbesar di dunia.

Sunday, 31 May 2015

Penyebab Pemicu Asma

Penyebab tanda gejala pencetus serangan asma perlu diwaspadai oleh orang-orang yang menderita penyakit saluran pernafasan semacam penyakit asma ini.

Penyakit Asma adalah merupakan salah satu dari penyakit yang menyerang saluran pernafasan dan mengakibatkan terjadinya penyempitan saluran pernafasan sulit bernafas.

Penyakit asma merupakan penyakit yang mengganggu saluran pernapasan manusia serta paru-paru atau bisa disebut juga dengan sesak napas. Penyakit asma tergolong penyakit kronis apabila secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama sehingga seseorang atau penderita mengalami kesulitan untuk bernapas.

Ketika penderita mengalami serangan asma, hal ini pertanda bahwa telah terjadi pembengkakan pada saluran pernapasan yang menyebabkan dinding pada bagian dalam dari saluran pernapasan membengkak.

Penyebab Penyakit Asma


Penyebab asma belum diketahui secara pasti hal-hal yang bisa menimbulkan dan menyebabkan terjadinya Penyakit Asma (Asthma) atau Asma Bronchiale. Telah banyak penelitian yang dilakukan oleh para ahli di bidang asma untuk menerangkan sebab terjadinya asma, namun belum satu pun teori atau hipotesis yanga dapat diterima atau disepakati semua para ahli

Penyebab Pemicu Asma

Hanya saja seseorang yang memiliki keluarga dengan riwayat asma berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan tersebut. Jika salah satu orangtua menderita asma maka kemungkinan besar anaknya akan menderita asma pula. Namun, asma bukanlah penyakit menular melainkan penyakit turunan.

Serangan asma bisa terjadi dengan menunjukkan gejala perlahan-lahan atau terjadi secara tiba-tiba. Agar asma tidak kambuh, penderita sebaiknya menghindari segala hal-hal yang bisa memicu terjadinya asma.

Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan.

Pemicu Pencetus Asma


Serangan asma adalah suatu reaksi terhadap pemicu (allergen). Hal ini mirip dengan banyak cara untuk membuat reaksi alergi. Reaksi alergi merupakan respon oleh sistem kekebalan tubuh, dimana bila sel-sel dari sistem kekebalan tubuh terserang, mereka memicu serangkaian reaksi yang membantu melawan serangan tersebut, respon inilah yang akhirnya menyebabkan gejala serangan asma.

Penyempitan saluran pernafasan pada asma semacam ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga.

Faktor makanan juga bisa menyebabkan dan memicu kambuhnya asma. Asma juga bisa dicetuskan oleh beberapa makanan seperti junk food yang tinggi kadar MSG dan pengawetnya, minuman dingin atau es, coklat dan kacang yang mengandung alergen.

Udara yang dingin juga bisa mengakibatkan dan juga memicu kambuhnya asma. Kondisi asma bisa memburuk bila berada pada di ruangan dingin atau di daerah pegunungan yang bersuhu dingin.

Faktor emosional stres serta juga kekacauan emosional juga bisa mengakibatkan kambuhnya asma. Adanya perasaan tidak menyenangkan membuat beban pikiran dan tekanan mental yang akhirnya berimbas pada saluran pernapasan seseorang

Pada suatu serangan asma, otot polos dari bronki mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan dan pelepasan lendir ke dalam saluran udara.

Pemicu Pencetus Tanda Gejala Asma

Tanda gejala asma antara lain yang dirasakan oleh para penderitanya adalah nafas menjadi pendek, timbul gejala batuk-batuk dan terdengar bunyi mengi saat terjadinya serangan asma yang kambuh. Atau di dunia kesehatan dikenal dengan istilah wheezing atau bunyi khas penyakit asma.

Ciri-ciri gejala asma lainnya antara lain adalah sebagai berikut :

Sesak Nafas Sulit Bernafas

Gejala serangan penyakit asma berikutnya adalah rasa sulit ketika bernafas, jika seseorang dalam menjalankan aktivitas atau secara tiba-tiba merasa sulit bernafas bisa saja mengindikasikan bahwa seseorang mengidap penyakit asma.

Nyeri Bagian Dada

Nyeri dada selain merupakan salah satu tanda gejala penyakit jantung koroner, hal ini juga merupakan bagian dari salahsatu gejala penyakit asma, biasanya berupa perasaan tekanan dan perasaan berat pada dada, jika hal ini terjadi segera periksakan diri ke tenaga medis dokter.

Batuk Terus-Menerus

Gejala serangan penyakit asma selanjutnya adalah batuk secara terus-menerus yang mengakibatkan napas menjadi pendek, meskipun banyak orang yang belum tahu tetapi gejala ini perlu diwaspadai karena bisa saja merupakan salah satu ciri seseorang sakit asma.

Monday, 18 November 2013

Penyebab Tanda Gejala Bronkopneumonia

Penyakit Bronkopneumonia pada anak adalah merupakan penyakit yang seringkali juga menimpa pada anak-anak kita. Bronkopneumonia merupakan infeksi sekunder yang biasanya disebabkan oleh virus penyebab Bronchopneumonia yang masuk ke saluran pernafasan sehingga terjadi peradangan broncus dan alveolus. Inflamasi bronkus ditandai adanya penumpukan sekret, sehingga terjadi demam, batuk produktif, ronchi positif dan mual. Dan ini juga termasuk dalam bagian penyakit pnemumonia juga.

Insiden penyakit ini pada negara berkembang hampir 30% pada anak-anak di bawah umur 5 tahun dengan resiko kematian yang tinggi, sedangkan di Amerika pneumonia menunjukkan angka 13% dari seluruh penyakit infeksi pada anak di bawah umur 2 tahun. Inilah juga yang dimaksud dengan epidemiologi penyakit yang satu ini.

Pengertian bronkopneumonia adalah adalah salah satu jenis pneumonia yang mempunyai pola penyebaran bercak, teratur dalam satu atau lebih area terlokalisasi di dalam bronki dan meluas ke parenkim paru yang berdekatan disekitarnya. Ini adalah definisi menurut Smeltzer, Suzanne & Brenda G.Bare.2002: 572.

Sedangkan definisi arti yang lainnya menurut A.Aziz.Alimul Hidayat adalah suatu radang parenkim paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur ataupun benda asing yang ditandai dengan gejala panas yang tinggi, gelisah, dispnoe, nafas cepat dan dangkal, muntah, diare, batuk kering dan produktif.

Penyebab Penyakit Bronkopneumonia


Penyebab Tanda Gejala Bronkopneumonia

Penyebab etiologi bronkopneumonia terbagi menjadi 4 hal yang bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada paru khususnya parenkhim paru ini adalah sebagai berikut :
  • Bakteri. Pneumonia bakteri biasanya didapatkan pada usia lanjut. Organisme gram posifif seperti : Steptococcus pneumonia, S. aerous, dan streptococcus pyogenesis. Bakteri gram negatif seperti Haemophilus influenza, klebsiella pneumonia dan P. Aeruginosa.
  • Virus. Disebabkan oleh virus influensa yang menyebar melalui transmisi droplet. Cytomegalovirus dalam hal ini dikenal sebagai penyebab utama pneumonia virus.
  • Jamur. Infeksi yang disebabkan jamur seperti histoplasmosis menyebar melalui penghirupan udara yang mengandung spora dan biasanya ditemukan pada kotoran burung, tanah serta kompos.
  • Protozoa. Menimbulkan terjadinya Pneumocystis carinii pneumonia (CPC). Biasanya menjangkiti pasien yang mengalami immunosupresi. (Reeves, 2001)
Pada umumnya, bronkopneumonia disebabkan oleh infeksi bakteri, terutama bakteri piogenik yang membentuk pneumonia supuratif. Adenovirus, virus influenza, mikoplasma pneumoniae juga dapat berperan. Bronkopneumonia sering terjadi pada mereka yang berdaya tahan tubuh lemah dan memiliki gangguan imunitas saluran pernapasan. Anak-anak, lanjut usia dan penderita HIV/AIDS adalah populasi yang rentan penyakit ini.

Tanda Gejala Bronkopneumonia


Ada beberapa ciri anak yang menderita penyakit bronkopneumonia ini antara lain dapat dikenali dengan tanda serta gejala sebagai berikut :
  1. Kesulitan dan sakit pada saat pernafasan contohnya adalah Nyeri pleuritik, Nafas dangkal dan mendengkur, Takipnea (Nafas Cepat)
  2. Bunyi nafas di atas area yang menglami konsolidasi : Mengecil, kemudian menjadi hilang dan juga terdengar Krekels, ronkhi paru.
  3. Gerakan dada tidak simetris.
  4. Menggigil dan demam 38,8 ° C sampai 41,1°C, delirium.
  5. Diafoesis.
  6. Anoreksia.
  7. Malaise.
  8. Batuk kental, produktif Sputum kuning kehijauan kemudian berubah menjadi kemerahan atau berkarat.
  9. Gelisah.
  10. Sianosis Area sirkumoral, dasar kuku kebiruan.
  11. Masalah-masalah psikososial : disorientasi, ansietas, takut mati.

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan penunjang yang dilakukan pada Penyakit Bronkopneumonia untuk membantu mengegakkan diagnosa antara lain adalah sebagai berikut :
  • Rontgen Thorax / Dada. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi distribusi struktural, dapat juga menyatakan abses luas/infiltrat, empiema(stapilococcus), infiltrasi menyebar atau terlokalisasi (bakterial), atau penyebaran /perluasan infiltrat nodul (virus). Pneumonia mikoplasma sinar x dada mungkin bersih. Foto thorax bronkopeumoni terdapat bercak-bercak infiltrat pada satu atau beberapa lobus, jika pada pneumonia lobaris terlihat adanya konsolidasi pada satu atau beberapa lobus.
  • Pengambilan sekret secara broncoscopy dan fungsi paru untuk preparasi langsung, biakan dan test resistensi dapat menemukan atau mencari etiologinya, tetapi cara ini tidak rutin dilakukan karena sukar.
  • Pemeriksaan Fungsi Paru. Pada pemeriksaan ini akan didapatkan volume paru mungkin menurun (kongesti dan kolaps alveolar); tekanan jalan nafas mungkin meningkat dan komplain paru menurun, terjadi hipoksemia.
  • Analisa Gas Darah. Pada pemeriksaan darah ini biasanya akan didapatkan hasil yang tidak normal mungkin terjadi, tergantung pada luas paru yang terlibat dan penyakit paru yang ada.
Pengobatan Pneumonia

Pengobatan dan perawatan pasien dengan bronkopneumonia di rumah sakit antara lain dilakukan dengan cara :
  1. Terapi Oksigen. Pemberian oksigen umumnya tidak diperlukan, kecuali untuk kasus yang berat.
  2. Hidrasi Cairan. Bila ringan hidrasi oral, tetapi jika berat dehidrasi dilakukan secara parenteral. (menggunakan infus) 
  3. Simptomatik terhadap batuk. Bila terdapat obstruksi jalan napas, dan lendir serta ada febris, diberikan bronkodilator
Komplikasi Bronkopneumonia. Penyakit bronkopneumonia ini selain terjadi pada dewasa, seringkali juga terjadi bronkopneumonia pada anak. Berikut beberapa komplikasi dari penyakit bronkopneumonia yaitu :
  • Atelektasis adalah pengembangan paru-paru yang tidak sempurna atau kolaps paru merupakan akibat kurangnya mobilisasi atau refleks batuk hilang.
  • Abses paru adalah pengumpulan pus dalam jaringan paru yang meradang.
  • Empisema adalah suatu keadaan dimana terkumpulnya nanah dalam rongga pleura terdapat di satu tempat atau seluruh rongga pleura.
  • Endokarditis yaitu peradangan pada setiap katup endokardial.
  • Meningitis yaitu infeksi yang menyerang selaput otak
  • .
  • Infeksi sitemik.


Pencegahan Bronkopneumonia. Penyakit bronkopneumonia dapat dicegah dengan menghindari kontak dengan penderita atau mengobati secara dini penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya bronkopneumonia ini. Selain itu hal-hal yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh kita terhadap berbagai penyakit saluran nafas seperti halnya sebagai berikut :
  1. Pola Hidup Sehat, makan makanan bergizi dan teratur, menjaga kebersihan, beristirahat yang cukup, rajin berolahraga.
  2. Melakukan vaksinasi juga diharapkan dapat mengurangi kemungkinan terinfeksi antara lain : Vaksinasi Pneumokokus, Vaksinasi H. influenza, Vaksinasi Varisela yang dianjurkan pada anak dengan daya tahan tubuh rendah, Vaksin influenza yang diberikan pada anak sebelum anak sakit.

Wednesday, 2 October 2013

Penyebab Penyakit Osteoporosis

Tanda gejala osteoporosis perlu juga untuk kita ketahui bersama, karena bila kita tidak bisa mengenali akan tanda-tanda dari salah satu jenis penyakit tulang yang satu ini akan bisa juga berakibat buruk terhadap kesehatan kita. Yang dimaksud dengan pengertian osteoporosis adalah merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kepadatan tulang (densitas), di mana tulang menjadi berpori, sehingga orang yang mengidap penyakit osteoporosis akan sangat rapuh dan rentan terhadap jenis-jenis trauma, dan rentan juga terhadap fraktur (patah tulang). Penyakit ini umum dan biasanya mempengaruhi orang tua terutama setelah menopause, dan lebih banyak didominasi oleh perempuan atau sekitar 75% dari semua kasus.

Secara lebih umum hal-hal yang bisa menyebabkan menimbulkan Penyakit Osteoporosis ini adalah berkurangnya kadar kalsium dalam makanan yang dikonsumsi kita dalam setiap harinya. Sehingga hal ini akan secara perlahan-lahan darah akan mengambil kalsium dari tulang dalam rangka mencukupi kebutuhan kalsium tubuh. Dalam masyarakat umum kita lebih familiar dengan istilah tulang keropos.

Penyakit ini akan bisa untuk meningkatkan risiko fraktur tulang, terutama dari pinggul, pergelangan tangan dan tulang belakang. Hal ini terjadi karena kurangnya pembentukan tulang baru atau peningkatan penyerapan kembali (reabsorption) tulang lama. Untuk mempertahankan kepadatan tulang, tubuh tentunya membutuhkan akan banyak persediaan kalsium dan mineral lainnya yang memadai. Dan juga vitamin D yang dalam hal ini mempunyai peranan serta fungsi yang diperlukan untuk menyerap kalsium dari makanan dan memasukkan ke dalam tulang.

Penyebab, Tanda Gejala dan Pengobatan Penyakit Osteoporosis

Osteoporosis akan berpengaruh terhadap kedudukan serta fungsi semua tulang yang ada di dalam tubuh. Kejadian proses pengeroposan tulang itu sendiri paling sering terjadi pada tulang pinggul, pinggul, pergelangan tangan, dan tulang belakang atau vertebrae. Hal ini lah yang perlu untuk kita waspadai bersama. Karena memang perjalanan keroposnya tulang ini membutuhkan waktu yang lama dan tidak terjadi begitu saja.

Jenis-Jenis Osteoporosis :
  1. Osteoporosis setelah menopause atau (tipe postmenopause), ciri ciri dari jenis penyakit osteoporosis ini adalah perubahan pada tulang belakang yang menyebabkan sakit parah dan fraktur tulang. Untuk itulah diperlukan juga bagaimana cara mencegah mengatasi menopause dini
  2. Tipe Senile atau sering di sebut dengan tipe pikun, di mana jenis penyakit osteoporosis ini timbul pada orang tua dengan usia lebih dari 75 tahun dan biasanya sering terjadi fraktur panggul.
  3. Tipe Sekunder, biasanya jenis penyakit osteoporosis yang banyak si sebabkan karena gangguan endokrin seperti diabetes dan hipertiroidisme dan bisa juga disebabkan oleh penyakit sistemik seperti leukemia atau penyakit ganas, atau bisa juga disebabkan oleh therapi yang berbeda, seperti penggunaan obat kortikosteroid atau obat anti kejang.
  4. Osteoporosis juvenil idiopatik merupakan jenis osteoporosis yang penyebabnya tidak diketahui. Hal ini terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon yang normal, kadar vitamin yang normal dan tidak memiliki penyebab yang jelas dari rapuhnya tulang.
Berikut beberapa langkah pencegahan osteoporosis yaitu diantaranya :
  • Melakukan aktifitas olahraga secara teratur. Berolahraga dengan baik, benar,dan teratur dapat meningkatkan kepadatan tulang, serta memperlancar aliran darah keseluruh tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memperkuat dan melenturkan otot dan sendi. Karena banyak manfaat olahraga yang bisa kita peroleh bagi kesehatan diri kita. Dan ini adalah juga merupakan bagian dari pola hidup sehat.
  • Mengatur diet yang baik dan sehat untuk mencegah osteoporosis. Yaitu dengan menjalankan pola makan yang sehat dan banyak untuk mengkonsumsi sayuran, susu tinggi kalsium dan lain sebagainya. Ini adalah bagian dari meningkatkan serta mempertahankan kepadatan tulang dengan mengkonsumsi kalsium yang cukup bagi tubuh kita.
  • Mencegah dan menghentikan kebiasaan yang buruk terhadap kesehatan seperti merokok dan minum alkohol dan juga menerapkan hidup sehat pada segala aktifitas kehidupan kita sehari-hari. Merokok dan minum-minuman keras beralkohol selain merusak kesehatan, ternyata juga berpengaruh terhadap kepadatan dan kekuatan serta kesehatan tulang-tulang kita. Karena memang perawatan osteoporosis banyak yang dilakukan di rumah sakit.
Pengobatan Osteoporosis.
Untuk pengobatan dan juga perawatan akan penyakit tulang semacam ini adalah merupakan wewenang dan juga bidang dari tim medis kesehatan. Tujuan dan manfaat pengobatan osteoporosis ini antara lain bertujuan dalam rangka untuk :
  1. Mengurangi kecepatan penyerapan tulang pada wanita pasca menopause.
  2. Meningkatakan massa tulang di tulang belakang dan tulang panggul.
  3. Mengurangi angka kejadian patah tulang.
Faktor Resiko Osteoporosis.
Berikut beberapa hal yang bisa mempermudah untuk terjadinya penyakit yang satu ini antara lain adalah sebagai berikut :
  • Wanita posmenopause atau menopause dini.
  • Berusia 65 tahun atau lebih.
  • Mengonsumsi alkohol atau kafein berlebihan.
  • Terlalu kurus atau berat badan rendah.
  • Kurang asupan kalsium dan vitamin D.
  • Memiliki riwayat keluarga yang mengalami patah tulang/ retak.
  • Menggunakan obat kartikosteroid jangka panjang.
  • Beraktivitas kurang atau berlebihan.
  • Memiliki penyakit lain, seperti gagal ginjal, hipotiroid, melabsorpsi.

Tuesday, 18 June 2013

Penyebab Kebutaan

Buta mata tentunya hal itu tidak kita inginkan. Karena memang indera penglihatan kita mata sangat bermanfaat dalam kehidupan kita. Baik dalam rangka mencari dan menjemput rejeki maupun dalam kehidupan sehari-hari. Karena memang banyak hal juga yang bisa menjadi penyebab kebutaan mata pada diri kita. Dan kita harus mewaspadai akan tanda gejala kebutaan pada indera penglihatan kita.

Yang dimaksud dengan definisi kebutaan adalah merupakan suatu jenis penyakit yang menyerang mata dan menyebabkan seseorang tidak bisa melihat. Sedangkan pengertian kebutaan menurut WHO sebagai badan kesehatan dunia adalah ketidak mampuan mata untuk melihat dalam jarak 3 meter atau kurang.

Penyebab Tanda Gejala Kebutaan

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya kebutaan yang terdapat di Indonesia ini. Berikut beberapa penyebab kebutaan yaitu :
1. Penyakit Katarak.
Katarak adalah kekeruhan yang terdapat pada lensa mata yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan sampai dengan timbulnya mata buta pada diri seseorang. Penyebab katarak bisa oleh karena proses penuaan atau pun karena jenis penyakit infeksi mata atau bisa juga karena trauma yang terjadi pada organ mata itu sendiri.
2. Glaukoma
Yang dimaksud dengan penyakit glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap akan bisa mengakibatkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta secara permanen.

Katarak ini di Indonesia menduduki peringkat pertama yang menyebabkan dan menimbulkan kebutaan permanen. Faktor resiko timbulnya penyakit katarak ini adalah paparan sinar matahari (ultraviolet), bisa juga karena pola hidup kurang sehat. Namun bila katarak ini segera mendapatkan pengobatan atau pun operasi katarak, maka hal ini akan bisa meminimalisi terjadinya buta organ mata. Karena memang pengobatan katarak adalah dengan melalui pembedahan atau pun operasi.

Sedangkan penyebab mata buta selanjutnya adalah glaukoma. Penyakit glaukoma ini bisa terjadi dengan beberapa faktor resiko. Faktor resiko terjadinya glaukoma diantaranya yaitu : Keluarga mempunyai riwayat penakit yang sama, penyakit DM bisa menjadi faktor penyebab glaukoma selanjutnya. Penyakit Hipertensi (tekanan darah tinggi), Usia atau umur lebih dari 45 tahun.

Tanda Gejala Kebutaan Dini bisa kita kenali dengan hal-hal seperti berikut ini.
  1. Penglihatan mata mulai mengalami kabur (tidak jelas).
  2. Pandangan mata tidak bisa fokus lagi terhadap obyek yang dilihat.
  3. Obyek yang terlihat bisa kelihatan menjadi dua bahkan lebih. Padahal hanya satu obyek yang nyata.
Gejala buta mata yang ditunjukkan memang mirip dengan tanda yang terdapat dalam katarak. Kebutaan seringkali datang tiba-tiba dan tanpa meniggalkan rasa sakit apapun pada penderitanya. Justru karena hal itu, maka langkah terbaik yang bisa kita lakukan adalah segera menghubungi dokter mata jika ada gejala atau tanda aneh pada mata kita. Banyak kasus kebutaan bisa ditangani ketika pasien segera memeriksakan kondisinya secepat mungkin, namun jika pasien terlambat maka tingkat keberhasilan akan sangat kecil.

Pencegahan buta mata juga bisa kita lakukan. Beberapa diantaranya yaitu dengan menghindari dari penyebab timbulnya buta mata itu sendiri. Membiasakan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan mata adalah point utama dalam rangka tips cara mencegah kebutaan mata itu sendiri.

Kebutaan merupakan kondisi dimana seseorang mengalami gangguan pada indra pengelihatannya, hal ini bisa meliputi dua hal yaitu berkurangnya ketajaman mata atau tidak dapat meihat objek di sekelilingnya sama sekali.

Meskipun pada akhirnya istilah kebutaan sering digunakan untuk kondisi dimana mata sudah tidak dapat berfungsi lagi baik tanpa atau dengan kacamata. Dan dalam hal ini harus bisa kita membedakan antara buta mata dan juga buta warna pula.