Tuesday, 16 July 2013

Tips Puasa Sehat untuk Ibu Menyusui agar ASI Tetap Berkualitas

Tips puasa sehat untuk ibu menyusui
Ilustrasi : Tips puasa sehat untuk ibu menyusui

Ibu menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan, hal tersebut demi mempertahankan kualitas dan kuantitas ASI. Apalagi ibu menyusui sedang menjalankan program ASI Eksklusif dimana usia bayi menyusui belum genap 6 bulan, sehingga belum bisa diberikan MP ASI.

Menurut seorang pakar laktasi, dr Utami Roesli Sp.A, IBCLC, FABM, jika bayi masih belum berusia 6 bulan sebaiknya ibu tidak puasa dan tetap memberikan ASI eksklusif. "Menyusui adalah ibadah, puasa juga ibadah. Jadi, sebaiknya kalau bayi sudah lebih dari 6 bulan usahakan tetap puasa," kata dr Utami.

Walaupun telah melewat masa menyusui 6 bulan itu, Bayi masih tetap membutuhkan asupan ASi yang berkualitas, ibu menyusui yang ingin menjalankan ibadah Ramadhan dapat menjalankan ibadah puasa namun harus tetap mengkonsumsi makanan bergizi saat buka dan (hingga) sahur. Penelitian menunjukkan bahwa puasa dalam waktu yang sebentar tidak akan mengurangi asupan nutrisi dan jumlah ASI. Tetapi produksi ASI bisa berkurang jika ibu mengalami dehidrasi.

Bagi ibu menyusui yang ingin berpuasa, tips puasa sehat berikut (dilansir dari Beauty Beyond Breast) akan sangat bermanfaat bagi anda dalam memberikan ASI berkualitas untuk sang bayi.

Tips Puasa Sehat untuk Ibu Menyusi

1. Perbanyak minum air
Guna menghindari dehidrasi serta pengurangan produksi ASI, ibu menyusui mesti mencukupi keperluan asupan cairan tubuh dengan banyak minum air. Cairan tubuh juga dapat didapatkan melewati air yang terdapat/terkandung didalam buah atau sayuran.

2. Minum susu

Ssusu serta product susu yang lain memiliki kandungan protein serta kalsium yang mutlak untuk perawatan jaringan tubuh serta manfaat untuk fungsi fisik yang lain.

3. Jauhi makanan pedas serta kafein

Makanan pedas dapat merubah mutu asi serta beresiko jelek pada kesehatan sang buah hati. Tidak jarang anak meng-alami diare bila ibu mengkonsumsi makanan yang pedas. Disamping menghindari makanan pedas, jauhi minuman yang memiliki kandungan kafein serta pemanis buatan layaknya kopi, teh, serta minuman bersoda. Kafein membuat ibu cepat dehidrasi serta dapat mengakibatkan sakit kepala. Baca juga : Aneka Menu Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui.

4. Penuhi keperluan akan serat
sepanjang ramadan asam lambung lebih gampang melonjak serta mengakibatkan rasa tidak nyaman pada perut serta mulut. perihal ini juga dapat merubah ASI pada ibu menyusui. Untuk mencegahnya ibu mesti mencukupi keperluan serat dengan mengkonsumsi sayuran.

5. Makan tetap tiga kali sehari
Tak hanya makan pada saat waktu berbuka serta sahur, baiknya ibu menyusui juga makan satu kali lagi untuk pemenuhan gizi serta nutrisi dan mutu asi yang baik. Sesudah berbuka, ibu menyusui dapat makan satu kali lagi sesudah taraweh atau sesaat sebelum tidur (asal jangan langsung tidur setelah makan). Konsumsilah makanan sehat untuk ibu menyusui agar asupan gizi dan nutrisi tidak berkurang.

6. Istirahat yang cukup
Selain harus menjaga pola dan kualitas makanan, ibu menyusui juga perlu menjaga kesehatannya sendiri dengan istirahat yang cukup. Mungkin tidur di siang hari dibutuhkan. Coba untuk lebih giat pada pagi hari serta lebih enjoy di sore hari menjelang buka puasa.

Dengan beberapa langkah diatas, ibu yang menyusui gak perlu lagi untuk cemas dengan mutu ASI di sepanjang bulan Ramadan. Ibu menyusui dapat berpuasa dengan tenang tanpa mengganggu konsumsi asi untuk anak.

Jika memang khawatir terhadap kualitas ASI namun tetap ingin berpuasa, mungkin ada baiknya menjalankan puasa dengan cara saling silang antara berpuasa dengan tidak berpuasa. Baik dengan perbandingan 2:1 (dua hari tidak berpuasa) ataupun sebaliknya. Sisanya, anda tetap dapat mengganti "utang" puasa pada hari lainnya atau membayar Fidyah.


Selamat berpuasa ;)

Monday, 15 July 2013

Resep Menu Tumis Toge Hidangan Cepat Saji Saat Sahur

Saat sahur kadang kita dibingungkan dengan menu masakan yang cepat saji namun tidak mengurangi nila rasa masakan itu sendiri. Tumis Toge sangat praktis dibuat dan bisa menjadi selera keluarga karena rasanya yang netral. Berbahan sayur tetapi anak-anak juga suka, kurangi sedikit pemakaian cabenya. Inilah resepnya.

Resep Tumis Toge


Bahan :
tumis toge
  • Toge
  • Ikan Asin (digoreng dulu)

Bumbu :
  • Bawang Merah
  • Bawang Putih
  • Cabe Merah
  • Cabe Rawit
  • Tomat
  • Laos
  • Daun Jeruk
  • Air jeruk nipis
  • Bawang goreng untuk taburan

Cara Membuat :
  1. Iris-iris bumbu, goreng ikan asinnya
  2. Tumis bawang merah, bawang putih dan cabe.
  3. Setelah harum masukkan toge yang telah disiangi, potongan tomat, ikan asin dan daun jeruk.
  4. Aduk-aduk hingga toge berwarna bening.
  5. Angkat dan sajikan dalam piring saji.
  6. Beri sedikit perasan air jeruk nipis
  7. Taburi dengan bawang goreng.
Selamat menikmati hidangan sahur anda ;)


Sunday, 14 July 2013

Pola Makan Tidak Sehat yang Jadi Kebiasaan Orang Indonesia di Bulan Puasa

pola makan di bulan puasa

Bulan puasa seharusnya membuat kita menjalankan kebiasaan sehat, atau belajar berdisiplin mengatur pola makan dan asupan nutrisi. Hal ini begitu penting karena dengan kondisi tubuh yang fit setelah mengkonsumsi makanan sehat, ibadah akan berjalan lancar, kita akan lebih bersemangat menjalankan aktifitas sehari-hari. Sudah terbukti jika puasa bermanfaat untuk kesehatan secara ilmiah.

Namun, kendati informasi yang demikian sudah diketahui orang banyak, pada kenyataannya masih banyak juga yang menjalankan kebiasaan yang buruk di bulan puasa. kebiasaan buruk tersebut merupakan cara makan tidak sehat di bulan puasa, serta.

Berikut beberapa kebiasaan pola makan tidak sehat saat bulan puasa. Apakah salah satu diantaranya merupakan kebiasaan anda? sebaiknya kita mendisiplinkan diri menjalankan gaya makanan sehat.

1. Mengkonsumsi makanan manis dalam kuantitas banyak saat sahur

DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc dari Departemen Ilmu Gizi FK UI mengatakan bahwa “Sebaiknya menghindari makanan yang cepat meningkatkan rasa lapar seperti terlalu manis”. Hal tersebut sebagaimana disampaikannya kepada detikHealth. Makanan yang terlalu manis dan karbohidrat sederhana akan meningkatkan gula darah secara cepat tapi kemudian akan menurunkannya secara drastis, akhirnya akan menyebabkan tubuh kekurangan zat gula sebagai zat tenaga sehingga tubuh cepat lemas, lapar dan mengantuk.

2. Berbuka puasa dengan gorengan

Anda yang termasuk pencinta gorengan perlu meninjau kembali jika ingin berbuka puasa dengan jajan favorit tersebut, pasalnya gorengan membawa efek yang tidak baik untuk saluran tenggorokan dan pencernaan, terutama bagi orang yang seharian mengosongkan perut. Makanan yang tinggi lemak seperti gorengan akan membuat orang rentan terserang batuk dan memperlambat pengosongan lambung. Menu buka puasa yang sehat dan banyak dianjurkan adalah kurma atau yang manis-manis, jika tidak tersedia konsumsilah air putih.

Makan gorengan tidak baik untuk orang yang baru berbuka puasa. Karena setelah 14 jam lambung kosong, tubuh butuh akan nutrisi yang cukup, tapi dengan adanya lemak tubuh akan merasa sudah kenyang hingga penyerapan nutrisi pun akhirnya terhambat. 

3. 'Balas dendam' saat berbuka puasa

Balas dendam terhadap apapun itu kurang terpuji, apalagi di bulan puasa, melampiaskan dendam karena telah menahan lapar seharian pada berbagai menu makanan, sekalipun itu sehat, kurang baik untuk kesehatan. dr Arieska Ann Soenarta, Sp.JP (K), spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah RS Harapan Kita mengatakan bahwa, Puasa sebenarnya bagus sekali untuk kesehatan tubuh, sepanjang orang mau membatasi pola makannya. Dan tidak ada itu kata balas dendam.

Yang penting untuk diperhataikan adalah mengkonsumsi makanan sehat yang memiliki kandungan gizi dan nutrisi tepat untuk tubuh, bukan memperbanyak kuantitas makanan yang diperbanyak. Jadi pilihlah jenis makanan sehat yang kandungan gizi dan nutrisinya besar. Sebaiknya hindari menu fast food saat berbuka puasa maupun sahur.

4. Puasa malah makin gemuk karena makan berlebihan

Di bulan puasa, anda mungkin sering mendapatkan "kejadian" dimana seseorang bertambah gemuk. Nah, apakah dengan berpuasa kita bisa bertambah gemuk??? Persepsi bahwa kita perlu makan banyak agar bisa bertahan menahan lapar seharian perlu ditinjau. Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM menerangkan bahwa, pada prinsipnya, orang menjadi gemuk karena makanan yang dikonsumsi lebih banyak dari makanan yang diolah menjadi tenaga. Hal ini banyak terjadi di bulan puasa.

Orang yang berpuasa akan makan berlebihan ketika sahur karena takut lemas atau makan dengan misi balas dendam saat berbuka puasa. Sedangkan di pagi dan siang harinya, aktivitas fisik yang dilakukan berkurang, banyak tidur dan jarang sekali bergerak. Hasilnya, "makan-tidur" membuat lemak menumpuk dan akhirnya berat badan meningkat. 


5. Kebiasaan langsung tidur sehabis sahur

Diluar dari kebiasaan pola makan tidak sehat, satu hal yang perlu diperhatikan yakni kebiasaan langsung tidur setelah sahur. Anda mungkin berfikir bahwa tidur di bulan Ramadhan juga bernilai ibadah, namun tidak termasuk jika tertidur karena malas, apalagi harus meninggalkan ibadah, misalnya shalat Subuh.

Dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, dari FKUI-RSCM menjelaskan "Setelah makan, makanan akan disimpan di dalam lambung. Nah, ketika Anda langsung tidur sehabis sahur, maka makanan itu akan berbalik arah lagi ke atas. Setidaknya beri jedah 1-2 jam.

Kondisi ini disebut refluks esofagus. Bila hal ini terjadi, makanan yang baru saja mencapai lambung akan berbalik arah ke kerongkongan dan membawa asam lambung. Hal ini mengakibatkan kerongkongan akan terasa kering, panas, membuat mual, mulas dan ingin muntah. Kebiasaan ini akan semakin parah pada penderita maag. Jika anda penderita Maag, mungkin artikel berikut bermanfaat : Tps Puasa Sehat bagi Penderita Penyakit Maag


Artikel ini bersumber dari detikHealth. 

Friday, 12 July 2013

Sup Santan, Hidangan untuk Sahur Ramadhan

Sup Santan cocok disajikan saat sahur karena mengandung kalori lebih banyak dari pada sup sayuran biasa. Sup santan tetap segar disajikan terutama saat sahur karena kebanyakan orang tidak memiliki nafsu makan terutama setelah bangun tidur. Oleh karena itu sup santan ini adalah sajian yang paling tepat untuk sahur keluarga.

Resep Sup Santan

Bahan
resep sup santan

  • Wortel
  • Bakso
  • Makaroni
  • Telur Puyuh
  • Buncis
  • Kentang

Bumbu

  • Bawang Putih goreng
  • Bawang Merah goreng
  • Daun sup (seledri, daun bawang)
  • Pala (diparut)


Cara Membuat :

1. Rebus wortel, bunci, kentang dan bakso dalam sedikit air

2. Setelah semua bahan mulai lunak dan air berkurang tinggal sedikit, masukkan santan.

3. Masukkan bumbu-bumbu : bawang merah goreng, bawang putih goreng, parutan pala, dan potongan daun sup dan makaroni.

4. Hidangkan dengan sambal botol.


Selamat menikmati hidangan sahur anda ;)

Variasi Ketan untuk Takjil, Srikaya Ketan Hitam

buka puasa srikaya ketan hitam
Variasi takjil saat buka puasa itu penting agar menu buka puasa di rumah tidak monoton alias itu-itu saja. Jika ingin mencoba salah satu variasi yang cukup baik dan pas untuk buka puasa, cobalah menu srikaya ketan hitam. Berikut resepnya;

Resep Srikaya Ketan Hitam

Bahan

  • Ketan Hitam (rendam semalam)
  • Santan kental dan cair
  • Daun Pandan
  • Garam

Cara Membuat
1. Rendam beras ketan hitam
2. Esoknya tiriskan dan kukus
3. Siapkan santan cair yang telah dibubuhi gula dan garam
4. Masukkan beras ketan yang telah dikukus tadi ke dalam wadah berisi campuran santan
5. Aduk-aduk dan tambahkan santan untuk kurang dan lebihnya.
6. Kukus kembali ke dalam dandang
7. Angkat dan sajikan, tuangi dengan santan kental yang telah direbus dengan gula dan garam.


Simpel kan ??? buktikan sendiri bagaimana rasanya ;)

Resep Kolak Bola-bola Pelangi. Lucu dan disukai anak

Bisa dibilang, kolak merupakan menu jajanan yang favorit Nusantara. Selain berbagai resep kolak di daerah-daerah, ada juga resep kolak yang merupakan inovasi (misalnya kolak ubi ungu dan kolak sirsak). Jika ingin mencoba kolak dalam "penampilan" yang lain. Mungkin kolak bola-bola pelangi ini bisa jadi referensi. berikut ini resepnya:

Resep Kolak Bola-bola Pelangi

kolak bola-bola pelangi
Kolak bola-bola pelangi yg meriah...

Bahan untuk bola-bola:
  • 300 gr ubi putih (kupas, kukus dan haluskan).
  • 100 gr tepung sagu
  • 1/2 sdt garam
  • 100 gr kolang-kaling
  • 2 sdt pewarna merah
  • 2 sdt pewarna hijau
  • 1/2 sdt pewarna kuning (Sesuaikan warna dengan keinginan)
Bahan untuk kuah:
  • 500 ml santan
  • 1/2 sdt vanili bubuk
  • 1/2 sdt garam
  • 200 gr gula merah, sisir
  • 1 lembar daun pandan, buat simpul
Cara membuat kolak:

1. Bola-Bola: Campur ubi yang sudah dihaluskan dengan garam, dan tepung sagu, lalu aduk sampai tercampur rata.

2. Bagilah adonan jadi 3 bagian. Satu bagian diberi pewarna hijau. satu bagian diberi pewarna merah dan satu bagian lagi diberi warna kuning, aduk hingga warna tercampur rata. Bentuk bulat adonan satu persatu sebesar kelereng, lalu sisihkan.

3. Kemudian, masak air hingga mendidih, rebus bola-bola secara bergantian sampai mengapung, lalu angkat dan tiriskan.

4. Kuah: Masak santan sampai mendidih bersama dengan vanilli bubuk, gula merah, daun pandan, dan garam, sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah.

5. Masukkan bola-bola ubi dan kolang-kaling, aduk rata. Masak sampai mendidih kembali lalu angkat.

Sajikan hangat. Hasil untuk 6 Porsi


Selamat mencoba ;)

Thursday, 11 July 2013

Resep Sate Manisan, Sajian Buka Puasa untuk Anak-anak

sate manisanUntuk memberikan sentuhan menarik agar anak-anak menyukai hidangan takjil mereka, coba dengan membuat sate manisan.

Resep Sate Manisan


Bahan :
  • Labu Siyam (Manisah)
  • Gula Pasir
  • Gula Sitrun
  • Air kapur

Cara Membuat Sate Manisan:
  1. Kupas Manisah / Labu Siyam dan potong-potong 2 x 2 cm
  2. Cuci bersih dan rendam dengan air kapur 3 jam
  3. Tiriskan potongan labu
  4. Rebus gula dengan sedikit air dan beri pewarna.
  5. Masukkan potongan kubus manisah.
  6. Dinginkan rebusan lalu masukkan gula sitrun
  7. Aduk sebentar kemudian tiriskan
  8. Tusuk sate manisan masing-masing 6 kubus (sesuai dengan keinginan)
  9. Dinginkan dalam chiller dan sajikan