Showing posts with label Manfaat Daun. Show all posts
Showing posts with label Manfaat Daun. Show all posts

Saturday, 1 August 2015

Kandungan dan Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan

Daun seledri sudah menjadi sahabat bagi ibu rumah tangga yakni sebagai salah satu sayuran penambah aroma masakan atau lebih khusus sering digunakan sebagai penyedap sayur sop. Kandungan vitamin pada daun ini mampu bertahan hingga 80 % setelah dimasak. Namun dibalik itu ternyata daun yang sering disebut sebagai daun sop atau dalam bahasa latinya Apium graveolens ini memiliki banyak manfaat yang mungkin belum banyak diketahui oleh sebagian masyarakat.
Advertisement

Daun seledri mengandung banyak vitamin yakni vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin C, vitamin E dan vitamin K yang dapat digunakan untuk mencegah atau untuk mengobati beberapa penyakit. Kandungan gizi yang terdapat pada daun ini dapat digunakan untuk pencegahan penyakit dengan cara mengkonsumsinya dalam bentuk sayur.

SeledriBerikut adalah manfaat daun seledri untuk kesehatan dan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan mengkonsumsi daun sop ini:
  • Menambah kekebalan tubuh
  • Kandungan multivitamin yang terdapat pada daun seledri berfunsi sebagai antioksidan mampu menambah kekebalan tubuh..
  • Menenangkan saraf
  • kandungan kalsium yang tinggi yang terdapat dalam daun ini di percaya mampu menenangkan saraf.
  • Membantu dalam perbaikan gigi.
  • Mencegah penyakit ginjal,
  • Memperkuat fungsi hati,
  • Melancarkan peredaran darah
  • Menambah nafsu makan
  • Mencegah sembelit,
  • Mencegah asma,
  • Menurunkan tekanan darah,
  • Pencegah anemia,
  • Mencegah obesitas
  • Membantu menjaga kelenturan aktifitas otot.
  • Memperlambat proses penuaan dini

Selain untuk pencegahan penyakit seperti diatas, seledri juga mampu mengobati beberapa penyakit diantaranya adalah masuk angin, mual, diare, tekanan darah tinggi, vertigo, rematik, asam urat, alergi, batuk dll. Selain bisa dikonsumsi langsung dalam bentu sayur, daun seledri juga dapat diolah untuk mengobati penyakitpenyakit tertentu.

Berikut adalah berbagai cara mengolah daun seledri yang dapat digunakan untuk meneyebuhkan peyakit:

Manfaat Daun Seledri bagi Kesehatan

1. Menurunkan berat badan berlebih/obesitas
Olah daun seledri menjadi jus, minumlah sebelum makan. Lakukan cara ini secara rutin hingga berat badan yang ideal terwujud.

2. Mengobati rematik
Untuk mengobati penyakit ini, daun seledri bisa dijadikan lalapan secara rutin. Tentunya daun seledri harus dalam keadaan bersih dan segar.

3. Menurunkan tekanan darah tinggi
Untuk mengobati penyakit ini caranya adalah siapkan daun seledri sekaligus sama batang dan akarnya kurang lebih 100 g, cuci ramuan ini hingga bersih terus datumbuk hinnga halus. Tambahkan 100 ml air putih, lalu masak ramuan hhingga matang. Minumlah ramuan ini 2 x sehari

4. Untuk meredakan batuk
Siapkan seledri lengkap dengan akar dan batangnya yang masih segar dan masih segar, dipotong-potong hingga menjadi bentuk bumbu. Tambahkan 3 gelas air putih lalu dimasak sampai mendidih. Saringlah airnya dan biarkan hingga dingin, lalu tambahkan madu secukupnya. Minumlah ramuan tersebut pagi dan sore atau menurut kebutuhan.

5. Mengobati mata kering
Siapkan daun seledri, daun bayam dan daun kelor yang masih segar, kira-kira 1/3 genggam, Cuci hingga bersih, Tumbuk sampai halus ramuan yang sudah kita siapkan tersebut, dan jangan lupa dicampur dengan sedikit garam dapur.Tambahkan dengan sedikit air matang kira-kira 1/3 gelas ,Aduk-aduk, kemudian saring dan ambil airnya. Minum air perasan tersebut 3x sehari

Itulah manfaat daun seledri sebagai penyedap dan obat herbal,cara yang mungkin bisa dipakai sebagai obat alternatif untuk mencegah dan mengobati penyakit tersebut diatas. Namun yang paling sederhana adalah dengan mengkonsumsi daun seledri dalam bentuk sayur sehingga dapat dinikmati sekeluarga.

Baca juga artikel tentang manfaat daun kelor dan manfaat daun salam bagi kesehatan.

Manfaat Daun Sukun untuk Obat Penyakit Kronis

Sukun memiliki nama latin Artocarpus altilis dan termasuk dalam keluarga Moraceae. Buah sukun mempunyai kemiripan dengan buah durian dan buah nangka. Terutama pada bagian kulitnya yang terlihat berduri. Namun duri kulit buah sukun lebih tumpul dibanding durian maupun nangka. Daging buah sukun sangat empuk sehingga orang inggris menyebutnya sebagai buah roti. Di Indonesia sendiri buah sukun sering dijadikan camilan seperti keripik atau direbus. Sementara buahnya yang masih muda biasa dijadikan sayur.
Advertisement

Selama ini tidak banyak orang tahu bahwa ternyata daun sukun memiliki khasiat yang besar bagi kesehatan. Menurut berbagai penelitian baru-baru ini, daun sukun memiliki khasiat untuk mengobati berbagai penyakit kronis seperti kolesterol tinggi, diabetes, asam urat, penyakit jantung hingga gagal ginjal.

Manfaat dan Kandungan Daun Sukun


Daun SukunKemampuan daun sukun dalam mengobati beberapa penyakit kronis adalah karena senyawa yang terkandung di dalamnya. Daun sukun mengandung beberapa senyawa yang berkhasiat bagi tubuh seperti polifenol, asam hidrosionat, tannin, quercetin dan artoindosionin. Senyawa ortoindonesionin dan quercetin merupakan kelompok senyawa turunan flovonoid yang berfungsi sebagai zat antioksidan dan banyak digunakan sebagai komponen aktif dalam obat-obatan.

Seperti yang sudah disinggung diatas, bahwa manfaat daun sukun adalah dapat mengatasi beberpa penyait kronis seperti berikut ini:

1. Daun Sukun Obat Penyakit Ginjal
Secara empiris, banyak orang memanfaatkan daun sukun untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Selain menurunkan kadar kolesterol darah dan gula darah, ada pula yang menjadikannya sebagai solusi untuk menyelamatkan ginjal karena daun sukun mengandung saponin, polifenol, asam hidrosianat, kalium, asetilkolin, tannin, riboflavin, dan phenol. Kalium membuat batu ginjal berupa Ca-oksalat tercerai-berai. Endapan batu ginjal akhirnya larut keluar bersama urine.

Meski belum terbukti secara ilmiah, penggunaan daun sukun untuk penderita penyakit ginjal menunjukkan indikator perbaikan kondisi. Perbaikan kondisi tersebut berupa hilangnya pembengkakan dan berkurangnya kandungan protein dalam urine. Bahkan, kandungan protein dalam urine pada beberapa orang testimoni pengguna teh daun sukun menunjukkan nilai yang negatif.

2. Mengobati Asam Urat
Jenis penyakit lain yang bisa diatasi yakni asam urat dengan mencampur segenggaman daun sukun yang telah dikeringkan dan menyeduhnya dengan air mendidih ditambah dengan gula batu atau madu untuk mengurangi rasa pahit yang ditimbulkan dari getah daun sukun.

Selain daunnya, buah sukun juga memiliki manfaat untuk kesehatan khususnya untuk diet kalori. Karena, pada buah sukun mengandung kalori rendah dibandingkan dengan beras. “Tetapi kandungan vitaminnya juga lengkap, jadi makan sukun sama saja makan-makanan bervitamin,” kata Ning.

3. Mengobati Sakit Jantung
Setelah dilakukan uji khasiat oleh Pusat Penelitian Kimia LIPI bersama dengan pakar peneliti lainnya, ternyata diketahui bahwa ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) mengandung flavonoid dan sitosterol yang berkhasiat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Menurut DR. Tjandrawati M. Ozef dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan, uji khasiat baik secara in vitro ( menggunakan media) maupun in vivo (melibatkan sel hidup) terhadap ekstrak tanaman tersebut telah menunjukkan hasil sangat baik.

Kesimpulannya, daun sukun bisa melindungi jantung, karena mampu menurunkan kadar kolesterol darah secara signifikan dan mampu menghambat akumulasi pada dinding pembuluh darah aorta.

4. Menurunkan Kadar Kolesterol
Cara untuk mendapatkan khasiat daun sukun yang dapat menurunkan kadar kolesterol yaitu, sediakanlah segengggam daun sukun yang telah dikeringkan dan juga bangle yang diseduh dengan menggunakan air panas, lakukan hal sama seperti ketika anda sedang membuat teh, dan ramuan tersebut dapat diminum setiap hari.

5. Mencegah Inflamasi dan Peradangan
Untuk mendapatkan manfaat daun sukun yang dapat mencegah inflamasi dan beradangan yaitu, sediakan 1 lembar daun sukun yang sudah tua, lalu cuci daun sukun tersebut sampai bersih, kemudian rebus daun sukun dengan menggunakan 5 gelas air. Setelah air mendidih dan juga air rebusan trersebut tersisa menjadi separuhnya, kemudian tambahkan kembali air, saring air daun sukun tersebut dan siap untuk diminum langsung, minum lah dengan rutin.

6. Menurunkan Kadar Gula Darah
Beberapa tahun terakhir, penggunaan tanaman obat alami untuk menurunkan gula darah mulai banyak dikembangkan. Sukun termasuk salah satu jenis tanaman yang memiliki efek insulin yang dapat menurunkan gula darah. Penyelidikan ilmiah juga telah mengkonfirmasi kemanjuran banyak tanaman dalam mengelola kadar gula darah pernderita diabetes. Hasil riset Puspa DN Lotulung, Sofa Fajriah, Andini Sundowo, dan Euis Filaila dari Pusat Penelitian Kimia LIPI menujukkan bahwa senyawa flavonoid daun sukun yang berhasil diisolasi, yaitu 8-geranyl-4,5,7-trihydroxyflavone bersifat sebagai anti diabetes yang kuat.

Khasiat daun sukun sebagai herbal bagi penderita diabetes juga dibuktikan oleh peneliti dari UGM., Nublah, SP. Penelitian tersebut dilakukan dengan menguji pemberian ekstrak daun sukun pada tikus jantan galur wistar yang diberi glukosa monohidrat sehingga mengalamu hiperglikemia. Pemberia 1,35 g guloksa monohidrat per 200 g bobot badan menyebabkan kadar gula darah tikus naik dari 88,96 mg/dl menjadi 173,95 mg/dl.

Dikarenakan begitu pentingnya manfaat daun sukun bagi kesehatan, sekarang ini sudah banyak yang menjual ektrak daun sukun baik yang berupa kapsul hingga teh daun sukun.

Friday, 31 July 2015

Manfaat dan Khasiat Daun Sirih Hijau untuk Kesehatan

Di Indonesia ini ternyata banyak sekali tanaman obat yang bisa dimanfaatkan daunnya untuk pengobatan. Diantaranya yang sudah dibahas di blog ini adalah daun kelor, daun pepaya, daun kemangi dan daun salam. Dan tidak ketinggalan daun sirsak yang sekarang begitu populer.
Advertisement

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai manfaat daun sirih hijau untuk kesehatan. Daun sirih yag sering ditemukan di Indonesia ada dua jenis, yaitu sirih merah dan sirih hijau. Semuanya bisa dimanfaatkan sebagai obat, namun tentu khasiatnya berbeda satu sama lain.

Sirih hijau memiliki nama latin Piper betle, Linn. yang termasuk dalam keluarga Piperaceae. Sirih adalah jenis tumbuhan merambat yang hidupnya menempel pada batang pohon tanaman lain, meski ada juga yang merambat di tanah.

Manfaat Daun Sirih untuk Kesehatan


Khasiat Daun Sirih HijauNenek moyang kita sering menjadikan daun sirih sebagai ramuan untuk 'nginang'. Bahannya terdiri dari daun sirih, kapur sirih, pinang, gambir, dan kapulaga. Selain itu daun sirih juga bisa dijadikan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Berikut ini beberapa manfaat daun sirih untuk kesehatan dan pengobatan.

1. Mengobati keputihan
Rebus 7-10 lembar daun sirih dalam 2,5 liter air hingga mendidih. Gunakan air rebusan daun sirih tersebut selagi masih hangat untuk membasuh daerah kemaluan. Lakukan secara berulang-ulang.

2. Mengobati gatal alergi dan biduran
Sediakan 6 lembar daun sirih, 1 potong jahe kuning dan 1,5 sendok makan minyak kayu putih. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama-sama sampai halus. Kemudian ramuan tersebut dioleskan/digosokkan pada bagian badan yang gatal-gatal karena alergi atau biduran.

3. Mengobati diare
Sediakan 4 - 6 lembar daun sirih, 6 biji lada dan 1 sendok makan minyak kelapa. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama-sama sampai halus. Gosokkan ramuan tersebut di bagian perut dan biarkan sampai mengering.

4. Mengobati gusi berdarah
Jika anda mengalami pendarahan pada gusi, jangan khawatir, obati saja dengan daun sirih. Caranya, ambil 4 lembar daun sirih kemudian direbus dengan dua gelas air hingga mendidih. Setelah dingin, air rebusan tersebut digunakan untuk berkumur. Lakukan berulang-ulang hingga sembuh.

5. Mengobati mimisan
Mimisan adalah keluarnya darah dari hidung. Anda bisa mengobatinya menggunakan daun sirih. Ambil satu lembar daun sirih kemudian ditekan-tekan agar agak layu. Gulung dan cocokkan ke dalam hidung untuk menyumbat pendarahan.

6. Mengobati gigi berlubang
Jika anda megalami sakit gigi karena gigi berlubang, segera ambil satu lembar daun sirih dan rebus dengan dua gelas air hingga mendidih. Air rebusan daun sirih tersebut digunakan untuk berkumur. Lakukan erulang-ulang hingga sembuh.

7. Mengobati batuk
Sediakan 4 lembar daun sirih, 3 lembar daun bidara upas dan madu secukupnya. Daun sirih diiris-iris, kemudian direbus bersama daun bidara upas dalam 2 gelas air hingga mendidih. Setelah dingin, tambah madu secukupnya, kemudian ramuan tersebut dibuat untuk berkumur. Usahakan untuk menjangkau daerah kerongkongan.

8. Mengurangi produksi ASI
Produksi ASI yang berlebihan tentu tidak bagus dan mubazir. Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan daun sirih. Caranya mudah, ambil 4 lembar daun sirih dan olesi dengan minyak kelapa. Setelah itu panggang diatas api, jangan sampai hangus terbakar. Dalam keadaan masih hangat, daun sirih tersebut ditempelkan di sekitar payudara.

9. Penyakit jantung
Sediakan 3 lembar daun sirih, 7 pasang biji kemukus, 3 siung bawang merah, dan 1 sendok makan jintan putih. Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus, ditambah 5 sendok air panas, dibiarkan beberapa menit, kemudian diperas dan disaring. Ramuan tersebut diminum 2 kali 1 hari dan dilakukan secara teratur.

10. Penyakit Sfilis
Siapkan 25 - 30 lembar daun sirih bersama tangkainya, 1/4 kg gula aren dan garam dapur secukupnya. Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Ramuan tersebut diminum 3 kali 1 hari secara terus menerus.

11. Bronkhitis
Sediakan 7 lembar daun sirih dan 1 potong gula batu. Daun sirih dirajang, kemudian direbus bersama gula batu dengan air 2 gelas sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, dan disaring. Ramuan tersebut diminum 3 kali sehari 3 sendok makan.

Nah, itulah beberapa manfaat dari daun sirih hijau untuk kesehatan dan pengobatan tradisional. Jangan lupa, baja juga artikel mengenai manfaat daun sirih merah untuk menambah wawasan Anda.

Kandungan Manfaat dan Khasiat Daun Binahong

Binahong memiliki nama latin Bassela rubra linn dan termasuk dalam keluarga Basellaceae. Dalam bahasa Inggris tanaman ini disebut Heartleaf maderavine madevine, sedangkan orang Cina menamainya dengan sebutan Deng san chi. Binahong merupakan tanaman merambat seperti gendola yang biasa terdapat di pagar atau gapura.
Advertisement

Daun binahong biasa dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun begitu, bagian batang dan umbi juga memiliki khasiat sebagai obat herbal.

Kandungan yang terdapat di daun Binahong cukup banyak di antaranya antioksidan, asam arkobat, total fenol, dan protein yang cukup tinggi sehingga bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Manfaat Daun Binahong


Daun BinahongBerikut ini beberapa cara memanfaatkan daun binahong untuk mengobati bermacam penyakit. Mulai dari penyakit berat hingga penyakit ringan.

1. Mengobati luka berdarah
Tumbuk atau kunyah Daun Binahong secukupnya hingga halus. Oleskan pada bagian tubuh yang bengkak atau luka secara merata. Lakukan berulang apabila luka masih basah atau kondisi luka yang parah.

2. Mengobati Jerawat
Ambilah 5 daun binahong atau lebih dan tumbuk hingga hancur. Langsung oleskan pada wajah Anda secara teratur. Ada baiknya jika Anda mengoleskan saat malam hari sebelum tidur. Ulangi sampai wajah terlihat halus. Nah, jika ingin hasil yang lebih maksimal ambil 5-6 lembar air daun binahong kemudian direbus dalam 2 gelas air hingga tersisa satu gelas. Bisa tambahkan madu agar terasa lebih enak.

3. Pengobatan Luar
Untuk pemakaian luar, daun dan batang ditumbuk halus kemudian dioleskan pada bagian yang sakit. Bahan ini untuk menyembuhkan memar karena terpukul, kena api (panas), rheumatik, pegal linu, nyeri urat, menghaluskan kulit.

4. Manfaat Umbi Binahong
Selain daunnya, umbi atau rimpang tanaman binahong juga berkhasiat sebagai obat. Caranya, ambil rhizoma (umbi) secukupnya, dicuci bersih, kemudian direbus, setelah dingin disaring dan hasilnya diminum 2-3 kali sehari. Cara ini untuk menyembuhkan luka bekas operasi, maag, typus, disentri, kesegaran jasmani (tambah telur dan madu), mencegah stroke, asam urat dan sakit pinggang.

A. Kategori Penyakit berat

  1. Batuk/muntah darah : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari.
  2. Paru-paru/bolong : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  3. Kencing manis : 11 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  4. Sesak nafas : 7 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  5. Borok akut (menahun) : 12 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  6. Patah tulang : 10-20 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  7. Darah rendah : 8 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  8. Radang ginjal : 7 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  9. Gatal-gatal /eksim kulit : 10-15 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  10. Gegar otak ringan/berat : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari.

B. Kategori Penyakit Ringan

  1. Disentri/buang air besar: 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  2. Ambeyen berdarah: 16 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  3. Hidung mimisan: 4 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  4. Habis bedah/operasi : 20 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  5. Luka bakar : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  6. Kecelakaan/benda tajam : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  7. Jerawat: 8 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  8. Usus bengkak : 3 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  9. Gusi berdarah: 4 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  10. Kurang nafsu makan: 5 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  11. Kelancaran haid : 3 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  12. Habis bersalin/melahirkan : 7 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  13. Menjaga stamina tubuh: 1 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  14. Penghangat badan: 5 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  15. Lemah syahwat: 3-10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari.

Sumber:
http://www.indospiritual.com/artikel_khasiat-ajaib-daun-binahong.html#.UplSTyd_QkY
http://www.vemale.com/topik/tanaman-obat/42590-wajah-mulus-dengan-daun-binahong.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Binahong

Sunday, 19 October 2014

10 Manfaat Daun Pandan Wangi untuk Kesehatan dan Rambut

Pandan wangi memiliki nama latin (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan termasuk keluarga Pandanaceae. Tanaman ini biasanya hidup di rawa-rawa atau di tempat-tempat yang lembab dan teduh. Namun, karena manfaatnya yang cukup besar bagi kehidupan manusia, tanaman ini kini sudah mulai dibudidayakan dan ditanam di pekarangan rumah. Untuk perkembangbiakannya dilakukan dengan cara memisahkan tunas baru dari rumpunnya yang tumbuh diantara akar-akar.
Advertisement

Manfaat pandan wangi untuk kehidupan manusia adalah sebagai zat pewarna alami makanan sekaligus sebagai pewangi. Ya, daun pandan wangi menimbulkan aroma yang khas. Biasanya digunakan untuk pembuatan kue dan minuman.

Selain untuk pengawet dan pewangi, tanaman ini juga kerap dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Diantaranya dapat digunakan untuk mengobati rematik, pegal linu, gelisah dan mengobati lemah saraf.

Selain itu, daun pandan wangi juga dimanfaatkan untuk dunia kecantikan sebagai bahan alami untuk perawatan rambut. Antara lain untuk menyuburkan rambut, menghitamkan rambut, mengatasi rambut rontok hingga menghilangkan ketombe.

Di setiap daerah di Indonesia, pandan wangi memiliki nama yang berbeda-beda. Kandungan yang terdapat di dalamnya adalah alkaloida, saponin, flavonoida, tanin, polifenol, dan zat warna.

Manfaat Pandan Wangi untuk Kesehatan


Daun Pandan WangiSudah lama daun pandan wangi dijadikan sebagai bahan herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. Berikut ini beberapa resep pengobatan menggunakan daun pandan wangi.

1. Mengobati rematik

Rematik adalah penyakit yang umum diderita oleh orang tua. Nah, orang-orang zaman dulu saat terserang rematik menggunakan daun pandan wangi untuk mengatasinya.

Caranya, ambil 3 lembar daun pandan segar, cuci bersih kemudian potong-potong menjadi beberapa bagian. Seduh dengan setengah cangkir minyak kelapa yang sudah dididihkan sambil diaduk-aduk hingga merata. Setelah dingin, gunakan sebagai obat gosok untuk mengurut daerah yang sakit.

2. Mengobati pegal linu

Pekerja keras biasanya sering mengalami badan pegal linu. Namun, jika di dekat rumah Anda terdapat tanaman pandan wangi, bisa digunakan untuk mengobati pegal linu lho.

Caranya, sediakan 5 lembar daun pandan segar dan 20 lembar daun serai. Cuci bersih kemudian ditumbuk hingga halus. Tambahkan 1 sendok makan minyak kayu putih dan minyak gandapura kemudian aduk hingga rata. Gunakan ramuan tersebut untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit.

3. Mengobati lemah saraf

Ambil 3 lembar daun pandanwangi, cuci bersih kemudian dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas saja. Setelah dingin, minum ramuan tersebut 2 kali sehari tiap pagi dan sore, masing-masing satu gelas setiap kali minum.

4. Mengatasi gelisah

Seringkali seseorang terkena masalah emosional sehingga merasa gelisah. Biasanya saat malam hari. Jika Anda mengalami hal ini, ambil 2 lembar daun pandan wangi lalu cuci bersih dan iris tipis. Seduh dengan segelas air mendidih. Setelah dingin, saring airnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 2 atau tiga kali sehari sampai merasa tenang.

5. Menurunkan tekanan darah tinggi

Untuk Anda yang menderita hipertensi alias tekanan darah tinggi, daun pandan wangi bisa digunakan untuk mengatasinya. Caranya, ambil beberapa lembar daun pandan wangi kemudian direbus dengan tiga gelas air hingga tersisa 2 gelas. Saring airnya, lalu minum ramuan tersebut dua kali sehari pagi dan sore.

6. Menambah nafsu makan

Ambil 2 lembar daun pandan, cuci bersih dan potong kecil-kecil. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya dan minum ramuan tersebut 2 kali sehari.

Baca juga artikel lainnya:

7. Mengatasi lemah syahwat

Selain digunakan sebagai obat lemah saraf, pandan wangi juga berkhasiat untuk mengobati lemah syahwat pada pria. Ambil 3 lembar daun pandan wangi, cuci bersih dan potong kecil-kecil. Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Mibum ramuan tersebut dua kali sehari, tiap pagi dan sore masing-masing 1 gelas setiap kali minum. Lakukan secara teratur.

Manfaat Daun Pandan Wangi untuk Rambut


Selain digunakan sebagai obat herbal, daun pandan wangi juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan kecantikan rambut. Oke, berikut ini beberapa contoh manfaat daun pandan wangi untuk rambut.

1. Mengatasi rambut rontok

Sediakan 1 lembar daun pandan, 10 lembar daun waru muda yang segar, 1 genggam daun urang-aring, 5 lembar daun mangkokan, 10 kuntum bunga melati, dan 1 kuntum bunga mawar. Semua bahan dicuci bersih kemudian masukkan ke dalam panci alimunium. Tambahkan setengah cangkir minyak kelapa, minyak wijen dan minyak kemiri. Rebus hingga mendidih lalu disaring.

Cara pemakaiannya, oleskan ramuan tadi pada rambut dan kulit kepala secara merata lalu bungkus dengan handuk hangat. Lakukan pada malam hari sebelum tidur. Keesokan harinya baru bilas dengan air dingin dan keramas seperti biasa. Lakukan perawatan ini secara teratur sebanyak 2-3 kali seminggu.

2. Menghitamkan rambut

Memiliki rambut yang hitam berkilau dan sehat adalah sebuah aset, terutama bagi wanita. Peribahasa mengatakan rambut adalah mahkota wanita. Ambil 7 lembar daun pandan, cuci bersih dan potong-potong kecil. Rebus dengan 1 liter air, hingga airnya berwarna hijau. Embunkan air rebusan tadi selama semalaman. Keesokan harinya, campurkan air rebusan daun pandan tersebut dengan perasan air 3 buah mengkudu yang sudah masak. Gunakan ramuan tersebut untuk keramas. Lakukan scara rutin 3 kali seminggu dan lihat hasilnya.

3. Menghilangkan ketombe

Ketombe adalah salah penyebab gatal di kulit kepala. Keberadaan ketombe dapat mengganggu kesehatan rambut, karena kulit kepala menjadi tidak sehat. Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan daun pandan wangi.

Ambil 7 lembar daun pandan wangi, cuci bersih, potong-potong dan haluskan dengan cara diblender. Tambahkan setengah cangkir air bersih lalu remas-remas. Saring airnya, dan gunakan untuk membersihkan rambut dan kulit kepala. Biarkan hingga kering dengan sendirinya. Lalu bilas dengan air bersih dan keramas seperti biasa. Lakukan secara rutin hingga ketombe hilang.

Nah, itu dia manfaat daun pandan wangi untuk kesehatan dan kecantikan, terutama untuk perawatan rambut. Semoga bermanfaat dan jagalah selalu kesehatan Anda.

Tuesday, 15 April 2014

Manfaat Daun Jarak, Biji Buah Jarak dan Getah Pohon Jarak

Beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan sebuah penemuan bahwa minyak biji jarak dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak. Saat itu ramai-ramai orang-orang di pedesaaan menanam pohon jarak. Namun sekarang entah bagaimana nasibnya. Tidak jelas sama sekali.
Advertisement

Tapi yang jelas, sejak zaman dahulu kala nenek moyang kita sudah memanfaatkan pohon jarak pagar untuk pengobatan tradisional. Hampir semua bagian dari pohon jarak dapat berguna dari mulai akar, getah, daun hingga biji buah jarak.

Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Beberapa peneltian menyebutkan bahwa tanaman jarak mengandung beberapa senyawa yang diperlukan tubuh untuk mengobati berbagai penyakit.

Kandungan Tanaman Jarak


Daun JarakBerikut ini beberapa senyawa yang terkandung dalam tanaman jarak dimulai dari akar, batang, getah, daun hingga bijinya:
  • Getah Tanaman Jarak Pagar: mengandung flavonoid dan saponin serta kandungan jatrophie yang bersifat antijamur.
  • Pada bagian daun jarak pagar ditemukan senyawa kaemfesterol, sitosterol, stigmasterol, amirin dan teraksrol.
  • Sedangkan pada biji tanaman jarak ( Jatropha curcas L.) telah ditemukan kandungan β-glukanase  yang memiliki aktivitas antifungi, toksalbumin dan curcin yang tidak hanya memiliki aktivitas sebagai antifungi, tetapi kandungan kimia ini juga bermanfaat sebagai antikanker (Ditjenbun, 2007).
  • Ampas dari Biji Jarak yang sudah diperas minyaknya mengandung nitrogen, fosfat dan kalium.
  • Kulit Batang Jarak Pagar mengandung tanin, malam, resin dan saponin.

Manfaat Jarak Bagi Kesehatan


Nah, berikut ini merupakan khasiat tanaman jarak dari mulai daun hingga getahnya yang sudah biasa digunakan sebagai obat tradisional oleh nenek moyang kita.

Keputihan pada lidah bayi

Pada bayi yang sedang menyusui, biasanya terdapat keputihan yang menempel pada langit-langit lidah. Hal ini menyebabkan sang bayi enggan untuk menyusui dan berat badannya cenderung naik. Untuk mengatasinya kita bisa memanfaatkan getah daun jarak pagar. Biasanya daun jarak yang baru dipetik akan mengeluarkan getah pada tangkai daunnya. Oleskan getah itu pada lidah bayi dan keputihan akan keluar bersama air liur.

Mengobati radang telinga

Radang telinga bisa terjadi karena Influensa yang mendadak ditandai suhu badan naik, sakit dalam telinga, sedikit tuli seperti berdengung. Untuk mengatasinya, ambillah setengah sendok makan Getah Jarak Pagar lalu diteteskan sebanyak 6 tetes ke dalam telinga anak, sehari boleh dilakukan 6 kali sampai sembuh.

Obat Sakit Gigi Berlubang

Getah jarak bersifat antimikroba sehingga dapat mengusir bakteri seperti jenis staphylococcus, Streptococcus dan Escherechia Coli dan dapat digunakan untuk mengatasi sakit gigi karena gigi berlubang. Caranya dengan mengambil getah jarak menggunakan kapas, kemudian ditempelkan pada gigi yang berlubang. (Hariyono dan Soenardi, 2005).

Obat Sariawan

Patahkan tangkai dari pohon jarak yang baru dipetik, akan ada sedikit getah yang keluar. Getah itulah yang langsung dioelskan di bibir yang sedang sariawan. Bila getah belum keluar, pencet sedikit di ujung tangkainya (Ditjenbun, 2007).

Perut Kembung dan Masuk angin

Bila bayi tiba-tiba mencret dan perutnya kembung akibat masuk angin, ambillah beberapa lembar daun jarak pagar yang tua. Kemudian disiangi di atas nyala api biar agak layu dan diolesi minyak kelapa, minyak telon atau kayu putih. Setelah itu ditempelkan pada bagian bawah perut dan pinggang. Biarkan beberapa jam, biasanya akan langsung terjadi pembuangan gas dan zat yang tidak berguna dari dalam perut.

Susah BAB

Jika Anda mengalami susah buang air besar, petik 4 helai daun jarak pagar yang segar karena berfungsi sebagai pencahar ringan. Cuci bersih, kemudian kukus hingga layu dan di makan daunnya yang sudah di kukus selama 7 hari berturut–turut atau sampai penyakit sembelitnya berkurang atau hilang.

Koreng, Jamur, dan Gatal

Carilah minyak jarak pagar asli (biasa tersedia di tukang urut). Kemudian dipanaskan terlebih dahulu. Setelah itu celup dengan kapas dan oleskan pada bagian kulit yang sakit. Minyak biji jarak tidak boleh tertelan karena mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Luka dan Pendarahan

Obat Luka : 2 sendok teh Minyak Jarak Pagar, ¼ sendok the Belerang, sejari tangan kayu Secang / Cendana, 2 Sendok makan Vaselin, semuanya dipanaskan atau tumis dan aduk merata, dinginkan sebentar sebelum dioleskan pada luka.

Luka baru berdarah bisa dihentikan langsung dengan Getah Pohon Jarak Pagar karena bersifat Anti Mikroba seperti Bethadine untuk mengusir Infeksi/Bakteri Staphylococcus, Streptococcus, dan Escherichia coli.

Obat Rematik

Ambil daun Jarak Pagar yang tua dan segar, di cuci bersih dan di tumbuk halus dengan air secukupnya. Lumuri bagian tubuh yang terserang rematik atau terkena exim, gatal, dsb. Atau bisa juga di compress dan biarkan selama beberapa jam lalu dignti dengan yang baru.

Mengobati batuk dan Mengencerkan dahak

Ambillah akar pohon jarak secukupnya, kemudian dibersihkan dan direbus dengan air 7 gelas sampai mendidih dan tersisa 2 gelas. Air rebusan tersebut di minum pagi dan sore hari. Ulangi sampai 3 kali rebusan baru diganti akar yang baru.

Memperbesar alat vital

Selain beberapa manfaat diatas, ada satu lagi manfaat jarak pagar yang paling dicari oleh para pria, yaitu membesarkan penis. Caranya adalah, sediakan 10 lembar daun jarak beserta batangnya dan satu buah jeruk nipis. Keduanya ditumbuk hingga halus. Sebelumnya lakukan pemijatan pada alat vital dengan minyak zaitun hingga terasa hangat. Setelah itu barulah dilakukan pemijatan dengan ramuan tadi. Satu ramuan digunakan untuk tiga kali pemijatan.

Oke itu dia beberapa manfaat daun jarak pagar beserta getah dan bijinya. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Monday, 3 February 2014

Manfaat Daun Sembung untuk Pengobatan Tradisional

Sembung (Blumea balsamifera) merupakan nama tanaman semak yang daunnya biasa dijadikan sebagai obat tradisional. Daun sembung memiliki permukaan yang ditumbuhi bulu-bulu halus. Jika dikonsumsi, dilidah daun ini memiliki sifat rasa pedas dan sedikit pahit, agak hangat, harum. Efek farmakologisnya adalah anti rematik, melancarkan sirkulasi, menghilangkan bekuan darah dan pembengkakan.
Advertisement

Beberapa senyawa kimia yang terdapat di dalamnya adalah Borneol, cineole, limonene, di-methyl ether phloroacetophenone. Daun sembung ini bisa digunakan untuk mengobati rematik, nyeri haid, nyeri sehabis melahirkan, diare, perut kembung dan influenza.

Khasiat Daun SembungBerikut ini beberapa contoh manfaat daun sembung sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit:

1. Mengobati Diare
Ambil 1 genggam daun sembung, kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 1/2 gelas. Minum air rebusan tersebut dengan madu seperlunya, sehari 3 x 1/2 gelas.

2. Mengobati sakit kepala karena peradangan pada rongga sinus
Caranya, ambil lima helai daun sembung, hancurkan dan hangatkan di atas api terbuka, sehelai setiap kalinya. Selagi panas, lekatkan pada dahi untuk rongga tulang depan mata dan tulang pada dahi untuk rongga tulang rahang atas dan rongga tulang tapis. Apabila dingin, ganti dengan daun yang hangat hingga kelima daun tersebut habis digunakan. Lakukan 2 kali sehari.

3. Haid tidak teratur, tidak nafsu makan
Ambil 3/5 genggam daun sembung dicuci Ialu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 3/4-nya. Minum dengan madu, sehari 3 x 3/4 gelas.

4. Mengobati maag
Caranya, ambil lima lembar daun sembung, rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1/2 gelas. Tambahkan sedikit garam, lalu minum sebelum makan pagi atau sarapan.

5. Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah jantung (angina pectolis)
Sediakan 1/2 genggam daun sembung, dicuci bersih Ialu direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 3/4-nya. Setelah dingin airnya disaring Ialu diminum dengan madu seperlunya. Sehari 3 x 3/4 gelas.

6. Mengobati beri-beri
Caranya, ambil 1/4 genggam daun sembung, 1/4 genggam daun turi, 1/4 genggam daun legundi, dan 3 butir cabe jawa, lalu rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Biarkan dingin, lalu saring dan minum 2 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.

7. Nyeri haid
Sediakan 5 lembar daun sembung dan beberapa biji kedaung, kemudian dipanggang dan dihaluskan. Rebus dua bahan tersebut dengan 2 gelas air sampai sisa 1/2-nya, minum setelah dingin.

Oke, itu dia beberapa manfaat daun sembung untuk kesehatan dan pengobatan tradisional. Jangan lupa baca juga daun-daunan berkhasiat lainnya dalam artikel manfaat daun kemangi dan manfaat daun kelor. Semoga bermanfaat.

Wednesday, 22 January 2014

Manfaat Daun dan Buah Srikaya untuk Pengobatan

Srikaya (Annona squamosa L.) merupakan tanaman buah yang memiliki banyak sebutan di berbagai daerah di Indonesia. Ada yang menyebutnya delima bintang, serba bintang, sarikaya, seraikaya, serkaya, surikaya, srikawis, sarkaja, serakaja, sirikaja, garoso, ata, atis soe walanda, sirikaya, sirikaja, dan hirikaya. Kalau di tempat ada buah srikaya ini disebut apa?
Advertisement

Dari bentuk buah dan daunnya, sekilas srikaya ini mirip dengan buah sirsak. Begitu pun khasiatnya, jika daun sirsak berkhasiat untuk pengobatan tradisional, maka daun dan buah srikaya pun begitu. Bahkan hampir semua bagian tanaman srikaya ini bermanfaat sebagai obat.

Manfaat Daun Srikaya


Buah SrikayaDaunnya digunakan untuk mengatasi batuk, demam, reumatik, menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi, diare, disentri, rectal prolaps pada anak-anak, cacingan, kutu kepala, pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema. Contoh pemakaian:

Borok dan bisul
Cuci daun segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit garam, lalu gunakan ramuan ini untuk menurap borok atau bisul dan balut. Dalam sehari, ganti 2--3 kali.

Tiba-tiba pingsan, menenangkan penderita histeris
Cuci daun segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita agar baunya terhisap oleh penderita.

Cacingan pada anak
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu rebus dengan lima gelas air sampai tersisa tiga gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.

Gangguan pencernaan
Cuci daun srikaya segar secukupnya, giling sampai halus, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada perut.

Kudis
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu giling sampai halus. Remas dengan air kapur sirih sebanyak satu sendok teh dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehari dua kali.

Manfaat Biji dan Buah Srikaya


Bijinya juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi pencernaan lemah, cacingan, dan mematikan kutu kepala dan serangga. Buah sirsak yang masih muda digunakan untuk mengobati diare, disentri akut, dan gangguan pencernaan (atonik dispepsia).Berikut ini contoh pemakaiannya:

Membasmi kutu anjing
Mandikan anjing yang berkutu dengan air rebusan daun atau biji srikaya.
Caranya, tumbuk halus daun atau biji srikaya, tambahkan air secukupnya, lalu saring airnya dan gunakan untuk memandikan anjing.

Mematikan kutu kepala
Cuci biji srikaya (10 butir) dan daun srikaya segar (1 genggam), lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, lalu aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, lalu bungkus dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan cuci sampai bersih. Jangan sampai bilasan air masuk ke mata karena dapat menyebabkan iritasi dan meradang.

Mematangkan bisul
Ambil isi buah yang sudah masak, lalu giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada bisul, lalu balut dengan kain kasa.

Manfaat Akar dan Kulit Kayu


Akarnya digunakan untuk mengobati sembelit, disentri akut, depresi mental, dan nyeri tulang punggung. Kulit kayu digunakan untuk mengatasi diare, disentri, dan luka berdarah. Contoh Pemakaian:

Diare
Cuci kulit batang srikaya (6--10 g), potong kecil- kecil, lalu tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.

Catatan
  • Ibu hamil dilarang minum rebusan biji buah srikaya.
  • Hati-hati jika minum rebusan biji, kulit kayu, dan akar srikaya karena mengandung racun.
  • Hanya digunakan dibawah pengawasan herbalis berpengalaman.

Jika ditelusuri lebih lanjut, di Indonesia ini memang banyak sekali tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Salah satunya adalah srikaya, selain sebagai tanaman buah juga bisa dijadikan sebagai herbal untuk pengobatan.

Thursday, 16 January 2014

Manfaat Daun Keji Beling (Kembang Bugang) Bagi Kesehatan

Keji beling atau kembang bugang (di tempat saya disebut pecah beling) merupakan tanaman yang biasa dijadikan pagar atau pembatas antar kebun di pedesaan. Tanaman ini biasanya tumbuh berumpun, karena cabang rantingnya yang banyak dan daunnya yang lebat. Memiliki nama latin Clerodentrum calamitosum, tanaman ini ternyata tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanaman pagar namun biasa dijadikan sebagai tanaman obat.
Advertisement

Bagian tanaman yang biasa dijadikan obat adalah akar dan daun. Daunnya berkhasiat untuk mengobati Disentri, Demam, Wasir, Kencing tidak lancar, kencing nanah. Kencing batu jenis calsium oksalat dan triple-phosphate dan Sifilis (lues). Sementra akarnya biasa dijadikan obat untuk orang yang terkena gigitan ular.

Berikut ini contoh pemakaian daun keji beling untuk pengobatan tradisional.

keji beling kembang bugangKencing bernanah
Untuk mengobati kencing bernanah, ramuannya sebagai berikut: 6 lembar daun keji beling, 10 lembar daun pegagan, 20 lembar daun picisan, 25 lembar daun jinten, 12 sirip daun meniran, 9 lembar daun murbei, 8 lembar daun sendok, 50 lembar daun kumis kucing, 8 lembar daun bengang, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih sampai airnya tersisa 21/4 gelas. Setelah dingin airnya disaring, lalu diminum ramuan tersebut 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.

Kencing Batu
Ada dua ramuan untuk mengobati kencing batu. Ramuan pertama, bahannya adalah 8 lembar daun dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin airnya disaring, minum dengan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari sehari masing-masing 3/4 gelas tiap kali minum.

Cara kedua, bahannya adalah daun keci beling, daun sarap, daun pecut kuda, daun kumis kucing, masing- masing 7 lembar, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 3 gelas. Setelah dingin disaring, minum sehari 3 kali masing-masing 1 gelas.

Mengobati Wasir
Untuk mengobati wasir atau ambeien, cuci bersih 9 lembar daun keji beling, kemudian dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan tambahkan madu seperlunya. Minum dua kali sehari, masing-masing 3/4 gelas tiap kali minum.

Digigit Ular
Jika Anda digigit ular, ambil sepotong akar keji beling sebesar ibu jari, lalu dicuci bersih dengan air matang. Setelah benar-benar bersih kemudian dikunyah, airnya ditelan dan ampasnya ditempelkan pada luka bekas gigitan.

Mengobati Demam
Siapkan 10 gram daun keji beling segar, dicuci bersih lalu direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin airnya disaring,  dan minum sekaligus.

Sama seperti bunga kenanga, sekarang ini tanaman keji beling cukup sulit ditemukan, tidak seperti 10 tahun lalu. Jadi, kalau di sekitar rumah Anda terdapat tanaman ini, jangan ditebang biarkan saja tumbuh subur. Karena keji beling memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Sunday, 12 January 2014

Manfaat dan Kegunaan Daun Encok untuk Mengobati Rematik

Daun encok memiliki nama latin Plumbago zeylanica L. Tanaman yang namanya sama dengan salah satu penyakit sendi (encok) ini termasuk dalam keluarga Plumbaginaceae. Dari namanya saja, daun encok kita sudah bisa menebak bahwa tanaman obat yang satu ini berkhasiat untuk mengobati berbagai keluhan nyeri seperti rematik, nyeri pinggang, nyeri sendi dan sakit kepala.
Advertisement

Daun encok ini bersifat pahit, tonik, dan beracun. Karena sifat racunnya ini daun encok tidak boleh digunakan terlalu lama. Maksimal 30 menit agar kulit tidak melepuh. Kandungan kimia dari daun encok terdiri dari plumbagin, 3-3-biplumbagin, 3-chloroplum- bagin, chitranone (3-6-biplumbagin), dan droserone (2-hydroxy plum- bagin).

Karena kandungan senyawa diatas, daun encok ini sering dimanfaatkan sebagai herbal untuk pengobatan tradisional. Berikut ini manfaat daun encok untuk mengobati berbagai penyakit:

1. Mengobati Rematik

Kegunaan Daun EncokSiapkan segenggam daun encok segar, dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan air hangat seperlunya sampai adonan seperti bubur. Gunakan ramuan untuk melumas dan menggosok bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.

2. Mengobati Sakit Kepala

Siapkan daun encok secukupnya, lalu dipipis. Tambahkan sedikit minyak kelapa sampai menjadi adonan seperti bubur. Letakkan adonan tersebut di pelipis dan bagian kepala yang sakit sebagai tapal. Cukup 30 menit supaya lalu buang, supaya kulit tidak melepuh.

3. Melancarkan Buang Air Kecil

Ambil daun encok secukupnya, tambahkan adas pulosari lalu giling halus. Gosokkan ramuan tersebut di perut bagian bawah, tepat di posisi kandung kencing. Cukup 30 menit agar tidak terjadi lepuh.

4. Mengobati Kanker darah

Siapkan akar daun encok, biji Livistona chinensis, Hedyotis diffusa (rumput lidah ular) dan Verbena officinalis (verbenae berbalma bian cao), masing-masing 30 g, dan Spica prunellae (xia ku caol dari tumbuhan Prunella vulgaris L.) 15 g. Akar daun encok direbus terlebih dahulu selama 4 jam dengan air bersih secukupnya. Tambahkan air bila air rebusannya.berkurang. Setelah 4 jam, baru bahan obat lain-lainnya dimasukkan. Didihkan kembali selama 1/2 jam. Setelah dingin airnya disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Minum ramuan tersebut sehari 3 kali, masing-masing 1/3 bagian.

5. Mengobati Kusta, skabies, dan penyakit kulit

Ambil akar daun encok, lalu cuci dan tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit susu dan air sambil diaduk merata sampai menjadi adonan seperti pasta. Oleskan ke bagian tubuh yang sakit.

6. Mengobati Sakit Pinggang

Siapkan daun encok segar sebanyak 15 g lalu dicuci bersih. Tambahkan kapur sirih sebanyak 1 sendok makan. Campuran ini lalu ditumbuk sampai lumat, kemudian dibalurkan ke tempat yang sakit.

Nah, itulah beberapa kegunaan dan manfaat daun encok sebagai obat herbal tradisional yang mampu mengobati bermacam penyakit.

Saturday, 11 January 2014

Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan (Antanan)

Tanaman pegagan dikenal juga dengan nama antanan atau daun kaki kuda. Pegagan memiliki nama latin Centella asiatica (Linn) dan termasuk dalam keluarga Umbelliferae.

Daun pegagan ini memiliki sifat manis dan sejuk. Sementara efek farmakologisnya adalah anti-infeksi, antitoxic, penurun panas, peluruh air seni. Karena efek farmakologis tersebut pegagan secara turun temurun sering dijadikan sebagai obat tradisional.
Advertisement

Kandungan kimiawinya terdiri dari asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine dan zat samak.

Manfaat Daun Pegagan untuk Pengobatan


Daun Pegagan
Berikut ini beberapa penyakit yang bisa diobati dengan menggunakan daun pegagan sebagai ramuan obat tradisional.

Darah tinggi
Ambil 20 lembar daun pegagan kemudian direbus dalam 3 gelas air hingga menjadi 3/4-nya. Ramuan tersebut diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Demam
Segenggam daun pegagan segar ditumbuk hingga halus, kemudian ditambah sedikit air dan garam, lalu saring. Airnya diminum pagi-pagi sebelum makan.

Wasir
Ambil 4-5 batang pegagan berikut akar-akarnya, lalu direbus dengan 2 gelas air selama ± 5 menit. Minum air rebusan ini secara rutin selama beberapa hari.

Bisul
Cara pertama, sediakan 30 gram - 60 gram pegagan segar. Cuci bersih lalu direbus, dan air rebusannya diminum. Cara kedua, pegagan segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan dan ditempelkan ke bagian tubuh yang sakit.

Batuk darah, muntah darah, mimisan
Ambil 60 - 90 gram pegagan segar lalu direbus atau diperas, kemudian airnya diminum.

Mata merah, bengkak
Daun pegagan bisa juga dijadikan sebagai obat tetes mata. Caranya pun cukup mudah. Pegagan segar dicuci bersih, dilumatkan, diperas, airnya disaring. Teteskan ke mata yang sakit 3-4 kali sehari.

Batuk kering
Ambil segenggam penuh pegagan segar, kemudian dilumatkan, dan peras airnya. Tambahkan air dan gula batu secukupnya. Kemudian minum ramuan tersebut sekaligus.

Menambah nafsu makan
Untuk meningkatkan nafsu makan, ambil 1 genggam daun pegagan segar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan daun pegagan tersebut sehari 1 gelas.

Manfaat teh daun pegagan
Teh daun pegagan segar berkhasiat untuk membangkitkan nafsu makan, menyegarkan badan, menenangkan, menurunkan panas, batuk kering, mengeluarkan cacing di perut, mimisan.

Manfaat lalap pegagan
Lalaban pegagan segar berkhasiat Membersihkan darah, terutama pada bisul, tukak berdarah. Memperbanyak empedu, sehingga memperbaiki gangguan pencernaan.

Susah kencing
Jika Anda mengalami susah kencing, ambil 30 gram pegagan segar. Lumatkan atau tumbuk halus. Ramuan tersebut ditempelkan di sekitar pusar.

Lepra
Ambil 3/4 genggam pegagan dicuci bersih, lalu direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 3/4 -nya. Saring, setelah dingin, airnya diminum sehari 3 kali 3/4 gelas.

Campak
Untuk mengobati penyakit campak, ambillah 60 -120 gram pegagan, cuci bersih lalu direbus. Kemudian air rebusannya diminum.

Pembengkakan hati (liver)
Ambil 240 gram - 600 gram pegagan segar, kemudian direbus. Setelah dingin, air rebusannya minum secara rutin.

Oke, itu dia beberapa manfaat serta khasiat daun pegagan untuk pengobatan tradisional. Semoga informasi bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Friday, 10 January 2014

Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan dan Ibu Hamil

Daun singkong merupakan daun dari pohon singkong atau dikenal juga dengan nama ketela, ubi kayu atau telo. Dalam bahasa Sunda disebut sampeu yang umbinya merupakan bahan utama dalam pembuatan tape singkong (peuyeum).
Advertisement

Masyarakat Indonesia sudah sejak lama memanfaatkan daun singkong sebagai bahan makanan, baik itu sebagai lalapan atau dibuat sayur daun singkong. Namun tidak banyak yang tahu bahwa daun singkong mengandung banyak nutrisi dan manfaat bagi kesehatan.

Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan


Daun SingkongMenurut Prof Hembing Wijayakusuma, seorang pakar tanaman obat mengatakan bahwa efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Dan berikut ini beberapa manfaat dari daun singkong.

Baik untuk Ibu Hamil
Banyak yang bertanya apakah daun singkong baik untuk ibu hamil? Jawaban saya ya, daun singkong baik untuk ibu hamil. Karena daun singkong mengandung zat besi cukup tinggi sehingga dapat dapat membantu ibu hamil terhindar dari anemia.

Mengobati Demam & Sakit Kepala
Sediakan 3 lembar daun songkong, kemudian ditumbuk halus. Nah, hasil tumbukkan daun singkong tadi ditempelkan di kepala seperti kompress.

Mengobati Diare
Untuk mengobati diare, ambil 7 lembar daun singkong, kemudian direbus dalam 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Saring airnya dan minum ramuan tersebut 2 kali sehari. Jika anak yang terkena diare masih menyusu, maka yang meminum ramuan tersebut adalah ibunya.

Pandangan Mata Kabur
Anda punya masalah dengan penglihatan yang seperti kabur? Obati dengan ramuan daun singkong. Caranya dengan merebus daun singkong dengan garam dan bawang putih. Setelah itu daun singkong dimakan bersama nasi sebagai lalap.

Menambah Nafsu Makan
Jika Anda mengalami susah makan, siapkan daun singkong secukupnya kemudia direbus bersama garam dan bawang putih. Kemudian daun singkong bersama nasi dan sambal tomat.

Selain daun singkong, bagian lain dari singkong seperti umbi dan batang ternyata juga berkhasiat sebagai obat tradisional. Contohnya resep tradisional berikut ini:

Mengobati Rematik
Kandungan asam amino dalam singkong lah yang bermanfaat untuk kesehatan tulang. Bahannya adalah 100 gram batang singkong, satu batang sereh, 15 gram jahe, lalu rebus dalam 1000 cc air sampai tersisa 400 cc saja. Air yang telah disaring diminum sebanyak 200 cc, 2 kali sehari pagi dan sore.

Mengobati Cacingan
Aambil kulit batang singkong secukupnya, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas, disaring untuk diambil airnya, lalu diminum menjelang tidur malam. Dengan meminum obat dari singkong ini, maka cacing dalam perut bisa dibunuh dan membuat tubuh sehat kembali.

Luka Kena Panas
Jika kulit Anda terluka karena minyak panas atau knalpot, jangan panik. Ambillah satu umbi singkong, kemudian diparut dan peras airnya. Biarkan beberapa saat sampai terlihat bagian pati (seperti tepung putih) mengendap di dasar. Gunakan bagian pati yang mengendap tersebut sebagai salep pada luka.

Kandungan Nutrisi Daun Singkong


Daun singkong bisa dibilang memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Berikut angka kecukupan gizi dalam daun singkong.

Kandungan Gizi Daun Singkong - Cassava Leaves
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)
  • Kalori 37 dari Lemak 1.80
  • Total Lemak 0.20g
  • Lemak Jenuh 0.00 g
  • Kolesterol 0 mg
  • Sodium 11 mg
  • Total Karbohidrat 7.30 g
  • Diet Serat 0.6 g
  • Protein 3.70 g
  • Vitamin C
  • Vitamin B1 (Thiamin)
  • Vitamin B2 (Riboflavin)
  • Vitamin B3 (Niasin)
  • Vitamin B5 (Asam Pantotenat)
  • Vitamin B6
  • Kalsium
  • Zat Besi
  • Kalium
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Seng
  • Tembaga
  • Mangan

Nah, itulah beberapa manfaat dan khasiat daun singkong untuk kesehatan serta kadungan gizinya.

Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Pria dan Wanita

Kemangi mempunyai nama latin Ocimum basilicum yang berarti tumbuhan beraroma. Hal ini merujuk pada aroma khas yang keluar dari daun kemangi. Di Indonesia sendiri kemangi lebih sering dimanfaatkan sebagai pelengkap berbagai jenis masakan untuk menambah aroma yang menggugah selera. Salah satunya adalah pepes.
Advertisement

Namun, selain digunakan sebagai bumbu masak daun kemangi juga bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini tidak lepas dari kandungan senyawa yang terdapat di dalamnya.

Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan


Daun KemangiNah, di bawah ini merupakan beberapa manfaat daun kemangi bagi kesehatan pria dan wanita.

1. Meredakan demam & masuk angin
Daun kemangi mampu meredakan demam dan masuk angin yang diderita oleh balita. Caranya Ambil beberapa daun kemangi, kemudian diremas bersama bawang merah dan minyak kelapa, lalu dioleskan ke perut, dada, dan punggung balita.

2. Menyehatkan mata dan mulut
Vitamin A dalam daun kemangi memiliki kemampuan untuk mengobati infeksi mata, meredakan mata yang stres, dan mencegah gangguan pada mata lainnya. Bukan cuma itu, selain daun mint, kemangi pun punya efek menyegarkan bau mulut jika dikonsumsi.

3. Melancarkan ASI
Daun kemangi segar dipercaya dapat mencegah bau badan dan bau mulut, serta memperlancar ASI. Anda bisa memanfaatkan sebagai lalap teman makan nasi dan sambal.

4. Anti inflamasi
Kemangi merupakan agen anti inflamasi yang bertugas menyembuhkan bengkak dan ampuh meredakan radang sendi. Kemangi juga termasuk sumber kalsium yang baik yang dibutuhkan tulang untuk mencegah osteoporosis.

5. Menopouse
Kemangi dapat menunda menopouse karena kandungan Zat triptofan pada daun kemangi bisa menunda monopause. Oleh karena itu, perbanyaklah konsumsi kemangi jika Anda ingin menunda massa menopouse.

6. Mencegah batuk
Di Thailand, kemangi digunakan sebagai bumbu masak. Di India dan sebagian wilayah di Afrika, daun kemangi diseduh menjadi teh. Teh kemangi disajikan pada saat pergantian musim, saat masyarakat setempat mudah terserang batuk, pilek, atau demam.

7. Mengatasi Keputihan
Kandungan senyawa eugenol dalam kemangi dapat membunuh jamur penyebab keputihan. Jadi, saat Anda mengalami keputihan, rajin-rajinlah mengkonsumsi daun kemangi. bisa sebagai lalap atau dicampur dengan makanan lain, misalnya pepes.

8. Merangsang Sel Telur
Daun kemangi dapat membantu proses pematangan sel telur (ovulasi) karena kandungan zat stigmaasterol dalam kemangi merangsang pematangan sel telur (ovulasi).

9. Antiradang
Kandungan zat cineole, myrcene dan eugenol yang terdapat pada daun kemangi berfungsi sebagai antibiotik alami dan antiperadangan.

10. Kesehatan Jantung
Berdasarkan beberapa penelitian, daun kemangi berperan dalam memelihara kesehatan Jantung karena kandungan betakaroten dan magnesium. Keduanya merupakan mineral penting yang berfungsi menjaga dan memelihara kesehatan jantung.

11. Mengatasi Stroke
Meningkatkan fungsi pembuluh darah nadi (artery) pada pasien stroke karena kandungan isoflavon pada kemangi dan juga terdapat pada kacang-kacangan seperti kedelai, buncis, kacang polong, dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah nadi (artery) pada pasien stroke.

12. Manfaat lainnya
Para perokok bisa mengunyah daun kemangi kapan saja ketika mereka ingin merokok. Dengan begitu, kekuatan antioksidan mampu memperbaiki sistem yang rusak akibat efek nikotin. Kemangi juga ampuh meredakan stres, mencegah diabetes, dan mengatasi batu ginjal.

Kandungan Daun Kemangi


Daun kemangi mengandung komponen gizi dan komponen non gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Komponen Gizi Daun Kemangi


Daun kemangi mengandung betakaroten (provitamin A) dan vitamin C. Betakaroten berperan mendukung fungsi penglihatan, meningkatkan respon antibodi (memengaruhi fungsi kekebalan tubuh), sintesis protein untuk mendukung proses pertumbuhan, dan sebagai antioksidan.

Vitamin C antara lain berguna untuk pembentukan kolagen untuk penyembuhan luka dan memelihara elastisitas kulit, membantu penyerapan kalsium dan besi, antioksidan, mencegah pembentukan nitrosamin yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).

Kolagen merupakan senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti pada tulang rawan, matriks tulang, dentin gigi, membran kapiler, kulit, dan tendon (urat otot). Daun kemangi kaya akan mineral makro, yaitu kalsium, fosfor, dan magnesium. Kalsium penting bagi pembentukan dan pertumbuhan tulang, transmisi impuls saraf, membantu kontraksi otot, dan membantu mengaktifkan reaksi enzim.

Fosfor berperan dalam pertumbuhan tulang, membantu penyerapan dan transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan asam dan basa. Magnesium membantu merilekskan jantung dan pembuluh darah, sehingga memperlancar aliran darah.

Komponen Non-Gizi Daun Kemangi


Daun kemangi juga mengandung komponen nongizi antara lain senyawa flavonoid dan eugenol, arginin, anetol, boron, dan minyak atsiri. Flavonoid dan eugenol berperan sebagai antioksidan, yang dapat menetralkan radikal bebas, menetralkan kolesterol dan bersifat antikanker.

Senyawa ini juga bersifat antimikroba yang mampu mencegah masuknya bakteri, virus, atau jamur yang membahayakan tubuh. Daun kemangi sangat bagus dikonsumsi wanita karena eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan.

Kandungan arginin-nya dapat memperkuat daya tahan sperma dan mencegah kemandulan. Senyawa anetol dan boron juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi pria dan wanita.

Anetol dan boron dapat merangsang kerja hormon estrogen dan androgen, serta mencegah pengeroposan tulang. Hormon estrogen dan androgen berperan dalam sistem reproduksi wanita.

Minyak atsiri mudah menguap dan mempunyai aktivitas biologis sebagai antimikroba. Minyak atsiri dibagi menjadi dua komponen, yaitu komponen hidrokarbon dan komponen hidrokarbon teroksigenasi atau fenol. Fenol memiliki sifat antimikroba sangat kuat.

Minyak atsiri dapat mencegah pertumbuhan mikroba penyebab penyakit, seperti Staphylococcus aureus, Salmonella enteritidis, dan Escherichia coli. Minyak atsiri juga dapat menangkal infeksi akibat virus Basillus subtilis, Salmonella paratyphi, dan Proteus vulgaris.

Eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan. Dan stigmasterol dapat merangsang ovulasi (pematangan sel telur). Komponen tannin dan seng-nya dapat mengurangi sekresi cairan vagina, sedangkan asam amino triptofan dapat menunda menopause. Komponen flavonoid seperti orientin dan vicenin pada daun kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh. Sementara itu, komponen flavonoid seperti cineole, myrcene dan eugenol bermanfaat sebagai antibiotik alami dan antiperadangan.

Sumber:
Vemale.com (Khasiat Daun Kemangi - Annisa)
Merdeka.com (5 Khasiat kesehatan daun kemangi - Rizqi Adnamazida)
Health.kompas.com (Memetik Manfaat Daun Kemangi - Asep Candra; Prof DR Made Astawan Ahli Teknologi Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB))

Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Sumber Nutrisi

Anda pasti mendengar peribahasa yang berbunyi "Dunia tak selebar daun kelor". Peribahasa tersebut muncul karena memang daun kelor memiliki ukuran yang cukup kecil. Namun jangan menilai sesuatu dari tampilannya saja. Karena faktanya, di balik ukuran daun kelor yang kecil tersebut tersimpan manfaat dan kandungan nutrisi yang luar biasa besar.
Advertisement

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kandungan vitamin dalam daun kelor tujuh kali lipat lebih banyak dari buah jeruk dan 4 kali lipat dari wortel. Kandungan potassiumnya 3 kali lipat dari buah pisang. Dan kandungan kalsiumnya setara dengan empat gelas susu. Saya rasa Anda harus bilang wooow untuk beberapa fakta yang baru saja Anda baca.

Namun sayangnya, di Indonesia tidak banyak yang memanfaatkan daun kelor sebagai sumber nutrisi. Tercatat baru wilayah Indonesia bagian timur seperti Nusa Tenggara yang memanfaatkan daun kelor untuk dikonsumsi. Gambar di atas saya ambil dari facebook teman saya (orang NTB) yang mengunggah menu makanan sayur daun kelor.

Kandungan Nutrisi Daun Kelor


Sayur Daun KelorKandungan gizi pada daun kelor tersebut ternyata tidak main-main. Protein pada 100 gram daun kelor setara dengan zat gizi protein dalam satu butir telur. Bahkan, penelitian lain menunjukkan hasil yang sangat mengejutkan jika dibandingkan dengan bahan pangan kaya nutrisi lainnya.

Hasil perbandingan daun kelor dengan bahan pangan lain dalam jumlah yang sama (gram) menunjukkan hasil sebagai berikut:
  • daun kelor mengandung vitamin C tujuh kali lipat dari vitamin C dalam buah jeruk,
  • mengandung vitamin A empat kali lipat vitamin A pada wortel,
  • kalsium pada daun kelor setara dengan kalsium dalam empat gelas susu,
  • kandungan potassium setara dengan yang terkandung dalam tiga buah pisang,
  • kandungan protein setara dengan protein dalam dua yogurt
  • selain itu, tepung daun kelor mengandung protein lebih tinggi dari daun kelor segar yaitu 20-26 gram per 100 gram.

Manfaat Daun Kelor untuk Obat


Berikut ini beberapa manfaat daun kelor sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit:

Kurap (herpes) dan luka bernanah
Caranya: Tumbuk daun kelor dengan kapur, lalu balurkan hasil tumbukan tadi pada luka/kurap.

Obat Rabun Ayam
Caranya: 3 gagang daun kelor ditumbuk halus, diseduh dengan 1 gelas air masak dan disaring. Kemudian dicampur dengan madu dan diaduk sampai merata. Laludiminum sekali sehari sebelum tidur.

Obat Sakit Kuning
Caranya: 3-7 gagang daun kelor, 1 sendok makan madu dan 1 gelas air kelapa hijau. Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air kelapa dan disaring. Kemudian ditambah 1 sendok makan madu dan diaduk sampai merata. Diminum, dan dilakukan secara rutin sampai sembuh.

Obat Cacingan
Caranya: 3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai, 1-2 batang meniran. Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Airnya diminum setiap hari.

Obat Sakit Mata
Caranya: Tiga gagang daun kelor. Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air dan diaduk sampai merata. Kemudian didiamkan sejenak sampai ampasnya mengendap. Air ramuan tersebut digunakan sebagai obat tetes mata.

Sukar Buang Air Kecil
Caranya: Satu sendok sari daun kelor dan sari buah ketimun atau wortel yang telah diparut dalam jumlah yang sama. Bahan-bahan tersebut dicampur dan ditambah dengan 1 gelas air, kemudian disaring. Diminum setiap hari.

Obat Biduren (alergi)
Caranya: 1-3 gagang daun kelor, 1 siung bawang merah dan adas pulasari secukupnya. Semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore.

Obat Reumatik dan Pegal Linu
Caranya: 2-3 gagang daun kelor, 1/2 sendok makan kapur sirih. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus. Dipakai untuk obat gosok (param).

Mengingat kandungan nutrisi dan manfaat daun kelor yang begitu besar. Sepertinya kita sudah harus mulai menggalakan daun kelor sebagai makanan harian kita.

Wednesday, 8 January 2014

Manfaat dan Khasiat Daun Dewa untuk Pengobatan

Daun Dewa (Gynura segetum (Lour.) Merr.) biasa ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman obat. Bagian tanaman yang bisa digunakan untuk pengobatan adalah seluruh tanaman, dari mulai akar hingga daun. Para nenek moyang kita sering menggunakan daun dewa untuk mengobati berbagai penyakit seperti luka terpukul, pendarahan, batuk darah, muntah darah, mimisan, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa, pembekuan darah, tulang patah dan pendarahan setelah melahirkan.
Advertisement

Perlu diketahui bahwa daun dewa ini berbeda dengan daun dari tanaman mahkota dewa. Meskipun keduanya sama-sama digunakan untuk pengobatan tradisional.

Manfaat Daun
Khasiat Daun DewaLuka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan perdarahan (Batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa.

Manfaat Umbi
Menghilangkan bekuan darah (haematom) pembengkakan, tulang patah (Fraktur), perdarahan sehabis melahirkan.

Cara Pemakaian
Pemakaian dalam: 15-30 gram daun segar, direbus atau ditumbuk kemudian diperas, lalu minum.
Pemakaian luar: Secukupnya tumbuhan ini dilumatkan sampai seperti bubur, ditempelkan ke tempat yang sakit.

Khasiat dan Cara Pengobatan


Berikut ini beberapa khasiat daun dewa untuk mengobati berbagai macam penyakit serta cara penggunaannya:

1. Digigit ular, serangga, dan binatang berbisa lainnya
Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang terkena gigitan binatang.

2. Mengobati kutil
Ambil 5 lembar daun dewa dihaluskan, dan dilumurkan pada tempat tumbuhnya kutil, kemudian dibalut. Dilepas keesokan harinya dan diganti dengan ramuan yang baru.

3. Tidak datang haid
Bagi para wanita yang mengalami tidak datang haid atau terlambat haid bisa mengobatinya dengan daun dewa. Caranya, 15-30 gram herba daun dewa direbus atau ditumbuk, diambil airnya, campur dengan arak yang sudah dipanaskan, lalu minum.

4. Perdarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk dan muntah darah
Ambil 1 (satu) batang lengkap tanaman daun dewa (kurang lebih 15 gram) lalu direbus, dan air rebusannya diminum.

5. Kejang pada anak
Bagi para orang tua, jika anak Anda mengalami kejang, segera ambil 1 batang daun dewa, lalu ditumbuk dan ambil airnya, dicampur arak, minumkan pada anak.

6. Luka terpukul, masuk angin
Ambil 6-9 gram umbi segar ditambah arak kuning (wong ciu) secukupnya, kemudian dipanaskan, minum.

Nah, itulah beberapa manfaat dan khasiat daun dewa sebagai obat tradisional. Baca juga tanaman lainnya yang bisa digunakan untuk pengobatan, dalam manfaat daun sirih hijau dan manfaat daun binahong. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan Anda.

Tuesday, 7 January 2014

Manfaat Daun Salam Untuk Kesehatan dan Obat Herbal

Daun salam pemilik nama latin Syzygium polyanthum biasa digunakan sebagai bumbu dapur untuk penyedap dan pengharum masakan. Misalnya dalam masakan gulai dan pepes, aroma dari daun salam benar-benar menggugah selera. Tapi yang akan kita bahas disini adalah manfaat daun salam untuk kesehatan dan obat tradisional.
Advertisement

Ya, selain digunakan sebagai bumbu masak, daun salam juga kerapkali digunakan sebagai obat tradisional. Beberapa penyakit bisa disembuhkan oleh daun salam, diantaranya Diare, Maag, Kencing manis, Mabuk akibat alkohol, asam urat, hipertensi, dan membantu menurunkan kadar kolesterol.

Kenapa daun salam memiliki khasiat yang begitu besar untuk kesehatan? Tidak lain tidak bukn adalah karena senyawa yang terkandung di dalamnya. Daun salam memiliki cukup banyak kandungan vitamin C dan Vitamin B kompleks yang sangat berguna dalam penyembuhan asam urat. Selain itu daun salam juga mengandung Minyak atsiri (0,05 %) mengandung sitral dan eugenol, tanin dan flavonoida.

Manfaat Daun Salam


Daun SalamDaun salam bisa dijadikan obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Berikut ini penyakit yang dapat diobati dengan daun salam.

Mengobati Asam Urat
Kegunaan daun salam sebagai obat asam urat bisa dilakukan dengan merebus daunnya. Caranya, ambil 10 lembar daun salam dan rebus bersama sekitar 700 cc air atau 3,5 gelas belimbing. Biarkan rebusan tersebut hingga tersisa satu gelas. Saring air rebusan dan minum selagi hangat.

Mengobati Diare
Untuk mengobati diare, ambil 15 g daun dicuci bersih lalu direbus dengan 1 gelas air bersih selama 15 menit. Tambahkan sedikit garam. Setelah dingin disaring lalu diminum.

Menurunkan Kolesterol Tinggi
Bagi penderita kolesterol tinggi, 7 lembar daun salam dan 30 gram daun ceremai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian arinya diminum secara teratur.

Kencing manis
Ambil 7 lembar daun salam dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampal tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum.

Obat Sakit maag
Ambil 15-20 lembar daun dicuci bersih, rebus dengan 1/2 liter air sampai mendidih. Tambahkan gula merah secukupnya. Minum sebagai teh setiap hari, sampai rasa penuh dan perih di lambung menghilang.

Mabuk akibat alkohol
Untuk mengobati orang yang mabuk alkohol, ambil 1 genggam buah salam yang sudah masak dicuci bersih lalu ditumbukbsampai halus. Peras dan saring airnya, lalu diminum.

Penyakit Kulit, Kudis, gatal
Ambillah daun atau kulit batang atau akar, dicuci bersih lalu digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Balurkan ketempat yang sakit.

Bagian pohon salam yang bisa dimanfaatkan sebagai obat adalah daun, kulit batang, akar, dan buah.

Manfaat Daun Pepaya Sebagai Obat Tradisional

Pepaya merupakan tanaman yang berasal dari benua Amerika tepatnya Meksiko. Pepaya yang memiliki nama latin Carica papaya ini masuk dalam keluarga Caricaceae. Selain dimakan begitu saja sebagai buah masak, pepaya yang masih muda biasa dimasak sebagai tumis.
Advertisement

Begitu juga dengan daun pepaya, sering dijadikan sebagai lalapan teman makan sambal. Namun, manfaat daun pepaya bukan hanya sebatas lalapan teman makan nasi. Sejak zaman dahulu kala daun pepaya sudah dijadikan sebagai obat tradisional yang mampu mengatasi berbagai penyakit. Beberapa penyakit yang bisa diobati dengan ramuan daun pepaya antara lain cacingan, malnutrisi pada bayi, demam berdarah, dan nyeri haid. Bahkan menurut penelitian terbaru daun pepaya juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selain daunnya, akar dan getah pohon pepaya juga kerap dijadikan obat. Bahkan biji buah pepaya bisa juga dijadikan obat untuk mengatasi cacingan. Sementara bunganya sering dimasak sebagai tumis.

Kandungan Nutrisi Daun Pepaya

Daun Pepaya
Daun pepaya mengandung berbagai macam zat, antara lain Vitamin A 18250 SI, Vitamin B1 0,15 mg, Vitamin C 140 mg, Kalori 79 kal, Protein 8,0 gram, Lemak 2 gram, Hidrat Arang 11,9 gram, Kalsium 353 mg , Fosfor 63 mg, Besi 0,8 mg, Air 75,4 gram. Kandungan carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing.

Disamping pada daunnya, akar dan getah pepaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin.

Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan


Mengobati Demam Berdarah
Demam berdarah bisa diatasi dengan menggunakan daun pepaya. Caranya ambil 5 lembar daun pepaya atau secukupnya saja kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Air rebusa daun pepaya tersebut diminum sekaligus. Sebaiknya jangan berlebihan dalam mengkomsumsi daun pepaya ini kecuali jika sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

Meningkatkan Nafsu Makan
Untuk meningkatkan nafsu makan, siapkan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir. Semua bahan dicampur, ditumbuk atau diblender, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian diminum. Ramuan ini aman, bahkan untuk anak-anak sekalipun.

Mengobati Nyeri Haid
Campuran daun pepaya dan asam jawa, cukup efektif dalam mengatasi rasa nyeri akibat dtang bulan. Caranya, sediakan 1 lembar daun pepaya, asam jawa, garam secukupnya dan air dicampurkan dan direbus hingga matang. Untuk khasiat yang lebih baik sebaiknya diminum selagi hangat.

Melancarkan Pencernaan
Kandungan dalam daun pepaya yang dinamakan karpain sangat baik untuk saluran pencernaan kita karna karpainlah yang membantu membunuh micro organisme yang mengganggu dalam pencernaan kita. Caranya dengan mengkonsumsi daun pepaya sebagai teman makan nasi atau lalapan.

Masker Anti Jerawat
Selain bermanfaat bagi kesehatan, daun pepaya juga berkhasiat untuk kecantikan terutama dalam menghilangkan jerawat. Cara menggunakannya daun pepaya harus di keringkan terlebih dahulu, kemudian dilumatkan dan dicampur dengan air baru kemudian diusapkan ke wajah seperti halnya dengan masker pada umumnya.

Senyawa Antikanker
Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengonsumsi daun pepaya, dimasak dengan cara apa pun.

Mengobati Sakit Perut Balita
Bagi para ibu yang memiliki balita sakit perut kembung, bisa diobati dengan menggunakan ramuan daun pepaya. Caranya sediakan 2 lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep, kapur sirih secukupnya. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Gunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut balita yang sakit.

Kekurangan Nutrisi pada Balita
Daun pepaya kaya dengan vitamin dan mineral. Jika balita anda mengalami kekurangan nutrisi gunakan daun pepaya untuk mengatasinya. Siapkan 1 lembar daun pepaya, cuci bersih kemudian direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, saring untuk diambil airnya. Lalu diminumkan pada balita dua sendok makan setiap hari.

Manfaat lainnya
Selain beberapa manfaat diatas, daun pepaya juga bisa digunakan untuk melunakkan daging. Jika Anda ingin memasak daging, agar empuk rebus daging bersama dengan daun pepaya. Tapi jangan terlalu banyak karena rasanya akan menjadi pahit.

Nah, itulah beberapa manfaat dari daun pepaya. Di artikel selanjutnya saya akan membahas tentang manfaat buah pepaya, biji, bunga, akar dan getah pohon pepaya.