Showing posts with label Manfaat Bunga. Show all posts
Showing posts with label Manfaat Bunga. Show all posts

Sunday, 12 October 2014

Manfaat Bunga Sepatu untuk Pengobatan Tradisional

Bunga sepatu (Hibiscus rosa sinensis) disebut juga sebagai kembang wera dalam bahasa sunda. Sedangkan orang jawa menyebutnya wora-wari. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Malvaceae. Tanaman bunga sepatu ini banyak ditanam orang di halaman sebagai tanaman hias atau sebagai pagar hidup. Bunganya yang indah dan warna yang mencolok dapat menyegarkan mata dan memperindah pekarangan rumah.
Advertisement

Untuk perkembangbiakannya, biasa dilakukan dengan cara stek batang atau cangkok. Jarang sekali yang memanfaatkan bijinya. Kebanyakan orang mengira kalau bunga kembang sepatu hanya memiliki warna merah, padahal warnanya sangat beraneka ragam tergantung jenisnya. Ada yang berwarna orange, kuning, bahkan putih.

Selain ditanam di halaman sebagai tanaman hias, kembang sepatu juga sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah akar, bunga dan daunnya.Bagian bunganya mengandung hibisetin, sedangkan akar dan daunnya mengandung Calcium-oksalat, peroxidase, lemak dan protein.

Untuk penggunaannya bisa secara langsung membuat ramuan dari bunga segar maupun dijadikan sebagai teh. Teh kembang sepatu saat ini sedang populer karena khasiatya bagi kesehatan. Diantaranya mengatasi demam, membuat suasana hati lebih rileks, menurunkan berat badan hingga mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Bagi dunia kecantikan, ekstrak teh bunga sepatu ini dipercaya mampu menjaga kesehatan kulit.

Selain itu, kembang sepatu juga merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang berkhasiat dalam mengobati berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang bisa diobati dengan kembang sepatu antara lain batuk, sariawan, gondok, bronkhitis, sakit kepala dan gonorhoe.

Kembang Sepatu
Kembang sepatu, tanaman hias yang bisa dijadikan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai macam penyakit.

Manfaat Bunga Sepatu Sebagai Obat Tradisional


Sebagai tanaman obat, bunga sepatu dikenal berkhasiat untuk mengobati berbagai macam peyakit. Berikut ini cara mengobati penyakit menggunakan kembang sepatu.

1. Obat Sakit Panas

Biasanya, anak-anak sering terkena sakit panas gara-gara kehujanan, makan es atau jajan sembarangan. Tidak perlu menggunakan obat dokter untuk penyakit-penyakit seperti ini karena justru akan membuat kekebalan tubuh si anak menurun. Ambil saja akar dari tanaman kembang sepatu, cuci bersih kemudian tumbuk hingga halus. Rebus dalam air mendidih selama 30 menit, kemudian saring. Minum airnya sekaligus.

2. Mengobati Batuk dan Sariawan

Selain dapat meredakan sakit panas anak, tanaman kembang sepatu ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati batuk dan sariawan. Ambil daun kembang sepatu secukupnya, cuci bersih kemudian rebus dalam air mendidih selama 15 menit. Saring airnya kemudian diminum.

3. Mengobati Bronkhitis

Bronkhitis merupakan peradangan pada bronchus yang menyebabkan terganggunya kinerja saluran pernapasan ke paru-paru. Untuk mengatasinya, kita bisa memanfaatkan bunga dari kembang sepatu. Caranya, rebus bunga sepatu secukupnya selama 15 menit. Saring airnya, alu diminum.

4. Obat Penyakit Gonorrhea

Gonorrhea biasa juga disebut sebagai penyakit kencing nanah. Ini merupakan penyakit berbahaya yang harus cepat diatasi. Cuci bersih bunga kembang sepatu secukupnya, lalu direbus selama seperempat jam. Saring airnya dan biarkan semalaman. Di tempat saya istilahnya diembunkan. Esok paginya minum ramuan tersebut.

5. Obat Sakit Kepala

Rebus daun kembang sepatu selama setengah jam, kemudian airnya digunakan sebagai kompres. Bisa juga digunakan dengan cara diminum.

6. Mengobati Gondokan

Gondok atau gondokan adalah penyakit akibat pembesaran kelenjar tiiroid. Letaknya di leher bagian bawah jakun atau laring. Untuk mengatasinya gunakan akar kembang sepatu yang direbus dalam air mendidih selama setengah jam. Gunakan sebagai obat kompres.

Manfaat Kembang Sepatu untuk Kesehatan


Hampir semua bagian tanaman kembang sepatu bisa dimanfaatkan untuk kesehatan. Mulai dari akar, daun hingga bunganya. Malahan sekarang ini bunga sepatu sudah dikemas dalam bentuk teh. Jadi tinggal seduh saja, kita sudah bisa merasakan khasiat dari teh bunga sepatu ini.

1. Mengeluarkan Racun

Teh yang terbuat dari kelopak bunga sepatu mengandung antioksidan yang tinggi yang dapat membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Selain itu, juga dapat melawan kanker dan mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Saat ini teh bunga sepatu sudah banyak dijual bebas.

2. Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan minyak yang terdapat dalam bunga sepatu dapat membantu Anda membersihkan kulit wajah, mengangkat sel-sel kulit mati dan membuat kulit lebih halus. Selain itu, bagian bunganya juga mempunyai sifat anti inflamasi sehingga dapat membantu mengatasi jerawat dan mencegah penuaan dini. Caranya, ambil kelopak bunga sepatu kemudian remas-remas dan gosokkan di sekitar wajah dan leher secara lembut.

3. Mengatasi PMS

Premenstrual Syndrom (PMS) terjadi pada wanita saat menjelang menstruasi dimana terjadi perubahan hormonal yang menyebabkan suasana hati menjadi tidak menentu. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa mengkonsumsi teh bunga sepatu agar perasaan menjadi lebih rileks.

4. Meredakan Demam dan Pilek

Anggota keluarga Anda mengalami demam disertai pilek? Tidak ada salahnya untuk mencoba teh bunga sepatu. Di dalamnya ada terdapat kandungan vitamin C yang membantu melawan virus penyebab pilek.

5. Menurunkan Berat Badan

Hampir semua orang tentunya ingin memiliki tubuh langsing dan sehat. Namun, tumpukan lemak dan kalori dalam tubuh seringali menyebabkan kegemukan. Untuk mengatasinya anda bisa mencoba mengkonsumsi teh bunga sepatu secara rutin.

6. Menambah Energi

Mengkonsumsi teh bunga sepatu ternyata juga dapat mengembalikan energi yang hilang setelah beraktifitas seharian. Revitalisasi energi sangatlah penting untuk menghindari stres dan ketegangan.

Itu dia khasiat dan manfaat bunga sepatu untuk kesehatan dan pengobatan tradisional. Lihat juga artikel tentang manfaat bunga melati untuk obat tradisional serta manfaat bunga mawar bagi kecantikan.

Monday, 17 March 2014

Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan Kulit, Wajah, Rambut

Setelah kemarin kita membahas mengenai manfaat bunga mawar untuk kecantikan, sekarang kita akan kupas habis mengenai kegunaan air bunga mawar untuk kecantikan kulit, wajah dan rambut.
Advertisement

Bunga mawar penuh dengan filosofi. Memiliki bunga yang indah dengan warna-warna yang menarik, tangkai bunga mawar dipenuhi oleh duri yang apabila tidak hati-hati menggenggamnya maka kulit akan tertusuk.

Selain penuh dengan filosofi bagi kehidupan, ternyata bunga mawar juga penuh dengan manfaat, baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. Air bunga mawar bisa digunakan untuk perawatan kulit dan wajah. Selain itu baik juga dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan rambut.

Berikut ini beberapa manfaat dari air mawar yang perlu Anda ketahui.

1. Mengatasi Jerawat

Manfaat Air MawarAir bunga mawar dapat digunakan untuk membasuh kulit wajah yang berjerawat. Selain berfungsi sebagai antiradang dan antiseptik, air mawar juga berfungsi sebagai pembersih dengan membersihkan pori-pori. Gunakan air mawar untuk membasuh wajah minimal dua kali sehari.

2. Mengatasi Kulit Kering

Secara alami, air mawar memiliki khasiat untuk melembabkan kulit. Jika Anda memiliki kulit yang kering dan sensitif, gunakan air mawar sebagai toner untuk membasuh wajah minimal 2 kali sehari.

3. Mengatasi Penyakit Kulit

Air mawar dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah penyakit kulit. Diantaranya mengatasi eczema, dermatitis, lecet atau luka bakar. Gunakan air mawar seperti menggunakan toner pada saat yang diperlukan.

4. Mencegah Penuaan Dini

Air mawar yang mengandung Rosehip (buah dari biji bunga mawar) memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi yang merupakan sumber antioksidan yang baik bagi kulit. Antioksidan dalam air mawar tersebut berkhasiat untuk menangkal radikal bebas dan membuat kulit selalu awet muda.

5. Mencerahkan Wajah

Air mawar mengandung vitamin C dan vitamin E yang baik untuk nutrisi kulit dan mampu mencerahkan serta menyegarkan kulit wajah. Celupkan kapas dalam air mawar yang sudah didinginkan, kemudian tepuk-tepukkan pada wajah.

6. Kesehatan Rambut

Selain bermanfaat untuk kulit wajah, air mawar juga baik digunakan untuk menjaga kesehatan rambut. Diantaranya mengatasi ketombe, mengobati iritasi di kulit kepala, melembabkan rambut yang kering hingga membersihkan rambut yang kotor.

7. Mengatasi Mata Lelah

Jika Anda mengalami mata lelah akibat kurang tidur, biasanya akan terlihat lingkaran hitam di bawah mata. Tidak perlu panik, karena cara mengatasinya sangat mudah. Cukup kompres mata dengan kapas yang sudah dicelupkan dalam air mawar, suhu dingin lebih baik.

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat air mawar yang bisa Anda dapatkan. Misalnya bisa digunakan untuk menghilangkan kemerahan pada kulit akibat pakaian dalam yang ketat.

Monday, 3 February 2014

Manfaat Bunga Mawar utuk Kesehatan dan Kecantikan

Mawar yang memiliki nama latin Rosa canina adalah tanaman hias yang menghasilkan bunga dengan warna-warni yang indah. Entah sejak kapan, bunga mawar sering dijadikan sebagai lambang cinta. Terutama mawar merah. Di Indonesia sendiri bunga mawar digunakan untuk berbagai keperluan dari mulai bunga hias, bunga meja atau bunga tabur.
Advertisement

Namun, dibalik keindahan warnanya ternyata bunga mawar memiliki manfaat bagi dunia kesehatan dan kecantikan. Bagi dunia kecantikan, bunga mawar sering dijadikan bahan untuk perawatan wajah, kulit dan rambut. Sedangkan dalam dunia kesehatan, bunga mawar dijadikan sebagai obat untuk beberapa penyakit seperti menurunkan kolsterol, mencegah penyakit jantung, meringankan gejala flu, diare, serta infeksi saluran kemih.

Bunga Mawar1. Menghilangkan Jerawat
Air bunga mawar merupakan bahan pembersih alami yang kaya antioksidan dan mampu membunuh bakteri penyebab jerawat. Cuci wajah Anda dengan air hangat yang sudah dicampur dengan air mawar.

2. Perawatan Kulit
Jaga keseimbangan pH alami kulit dengan air mawar. Air mawar dapat menyeimbangan produksi sebum pada kulit. Hal ini dapat digunakan baik untuk kulit berminyak maupun kulit kering. Air mawar juga mampu melawan berbagai penyakit kulit dan eksim.

3. Kesehatan Rambut
Air mawar baik untuk kesehatan rambut karena dilengkapi dengan penyejuk alami yang dapat melembapkan. Cukup tuangkan beberapa tetes air mawar saat keramas bersamaan dengan sampo untuk menciptakan aroma khas yang wangi. Bisa juga digunakan setelah keramas, tuangkan pada rambut yang masih basah, dan pijat lembut untuk membantu pertumbuhan rambut Anda. Selain itu, air mawar juga dapat mengatasi peradangan di kulit kepala dan memberantas ketombe, nih!

4. Kesehatan Mata
Mata lelah dan lingkaran gelap di bawah mata bisa diatasi dengan air mawar. Air mawar juga dapat digunakan untuk mengatasi mata merah dan meradang. Teteskan 2-3 tetes pada mata, lalu tutup selama beberapa menit untuk membersihkan mata. Lakukan secara rutin untuk menghindari infeksi mata.

5. Untuk Miss V
Tahukah Anda? Perawatan seperti spa biasanya menggunakan air mawar sebagai bahan utamanya. Hal ini dikarenakan keharuman air mawar yang khas dan bermanfaat untuk organ intim Anda. ‘Cuci’ Miss V dengan air hangat matang yang telah dicampur dengan air mawar.

6. Mengatasi bengkak pada kaki
Caranya dengan mengambil 2-3 bunga mawar lalu ditambah 30gram daun sembung setelah itu cuci bersih. Kemudian rebus dengan air 600ml lalu minum airnya selama 2 kali sehari.

7. Roseship
Rosehip ini adalah buah dari biji bunga mawar. Selain digunakan untuk bahan produk kecantikan, buah yang satu ini berhasil menurunkan tekanan darah, dan tingkat kolesterol pada tubuh manusia.

Tidak hanya bunga mawar, tanaman hias yang bisa digunakan sebagai obat tapi banyak bunga-bunga lainnya. Misalnya, bunga melati dan bunga kenanga yang sebelumnya pernah kita ulas.

Manfaat Bunga Teratai Sebagai Obat Tradisional

Bunga teratai (Nelimbium nelumbo) merupakan salah satu tanaman yang sering dijadikan tanamn hias karena bunganya yang indah dan harum mewangi sepanjang hari. Daunya yang lebar mengapung di permukaan air, sementara bunganya menjulur keluar. Indah sekali.
Advertisement

Namun siapa sangka, bunga yang indah dan wangi tersebut juga memiliki khasiat sebagai obat. Ya, nenek moyang kita dahulu sering menjadikan bunga teratai sebagai obata tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit.

Ajaibnya, hampir seluruh bagian dari tanaman teratai ini bisa digunakan sebagai obat herbal. Mulai dari umbi, daun, bunga hingga bijinya. Tentu bukan tanpa alasan, karena pada tanaman teratai ini terkandung beberapa senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Diantaranya protein, lemak, karbohidrat, karoten, asam nikotinat, vitamin B1, B7, dan C. Ada juga kandungan kalsium, fosfor, dan zat besi yang terdapat pada bijinya.

Manfaat Bunga Teratai Sebagai Obat Tradisional


Bunga TerataiBerikut ini contoh pemanfaatan bunga teratai untuk pengobatan tradisional yang diwariskan oleh para leluhur.

1. Batuk darah, muntah darah
Rimpang teratai dicuci bersih, kemudian dibuat jus. Buat hingga satu gelas ukuran 200 cc. Minum ramuan jus rimpang teratai tersebut secara rutin setiap hari selama 3-5 hari.

2. Muntah, diare
Ambil 50 gram rimpang teratai dan 10 gram jahe, cuci bersih kemudian keduanya dijus atau diparut untuk diambil airnya. Setelah diperoleh airnya, minum sehari 3 kali.

3. Obat Disentri
50 gram rimpang teratai dan 10 gram jahe diparut kemudian diambil airnya. Tambahkan air 100 cc kemudian dimasak hingga mendidih. Setelah dingin, tambahkan 1 sendok makan madu, aduk rata kemudian diminum sekaligus.

4. Keluar darah dari hidung (mimisan)
Ambil akar teratai secukupnya kemudian dijus. Peras airnya, kemudian teteskan ke dalam lubang hidung.

5. Menurunkan darah tinggi
Rebus 10 gram biji teratai dan 15 gram tunas teratai dengan 350 cc air bersih hingga tersisa 200 cc saja. Minum air rebusan tersebut setiap hari seperti minum teh.

6. Mengatasi Insomnia
Siapkan 5—12 g biji teratai, rendam, kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas. Setelah agak dingin, minum airnya dan bijinya dimakan. Lakukan pengobatan ini secara rutin hingga ada perubahan.

7. Panas dalam, gondokan, penyakit jantung dan liver
Cuci bersih 100 gram rimpang teratai dan 50 gram akar alang-alang segar, kemudian dipotong-potong seperlunya. Rebus semuanya dalam 500 cc air bersih hingga airnya tersisa 250 cc. Setelah dingin airnya disaring dan diminum seperti minum teh.

8. Mengatasi mata merah, bengkak, lelah, iritasi
Ambil 3 gram biji teratai dan 9 gram bunga seruni. Kumpulkan dalam kain bersih, kemudian kukuslah. Setelah agak dingin, kompreskan pada mata. Lakukan 2 kali sehari tiap pagi dan malam hari.

9. Mengatasi depresi, stres
Ambil 20 butir biji teratai, 15 g biji kelengkeng, 10 butir angco, dan 10 g kim cim. Rebuslah semuanya dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah agak dingin, minum airnya. Biji teratai, angco, dan kim cim yang telah direbus bisa dimakan. Lakukan ini hingga keluhan berkurang.

Nah, itu dia beberapa manfaat dan khasiat bunga teratai untuk pengobatan. Semoga artikel singkat ini dapat berguna dan menambah wawasan Anda dalam dunia kesehatan.

Sunday, 2 February 2014

Manfaat Bunga Ekor Kucing untuk Pengobatan

Bunga ekor kucing (Acalypha hispida Burm. f.) adalah tanaman yang berasal dari Hindia Barat. Ekor kucing biasanya ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan rumah atau sebagai tanaman pembatas pagar. Disebut ekor kucing karena bentuk bunganya yang mirip dengan ekor kucing [lihat gambar].
Advertisement

Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias, bunga ekor kucing ternyata juga biasa digunakan sebagai tanaman obat. Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan adalah bunga dan daun.

Bunga ekor kucing bisa digunakan untuk mengobati disentri, radang usus, perdarahan, seperti berak darah, muntah darah, mimisan, cacingan, luka bakar, dan tukak (ulkus) di kaki. Sementara daunnya digunakan untuk mengobati bercak putih di kulit karena kehilangan pigmen (vitiligo), disentri, batuk darah (hemoptisis), luka berdarah, dan sariawan.

Manfaat Bunga Ekor Kucing Sebagai Obat Tradisional

Bunga Ekor KucingBerikut ini beberapa contoh pemanfaatan bunga ekor kucing untuk pengobatan tradisional:

Muntah darah

Ambil bunga ekor kucing secukupnya, kemudian dikunyah mentah bersama pinang putih, kalau perlu tambahkan jahe sedikit, kencur, dan daun pulai yang masih muda. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

Atau bisa juga dengan bunganya. Bunga ekor kucing dilumatkan dengan gula merah secukupnya kemudian dimakan.

Vitiligo

Cuci segenggam daun segar dan kencur seukuran 1/2 ibu jari sampai bersih, lalu giling sampai halus. Balurkan pada bagian tubuh yang berbercak putih, lalu balut. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

Luka berdarah

Untuk menutup luka, cuci segenggam daun segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tempelkan pada luka, lalu balut dengan kain perban.

Mengobati disentri

Ambil 10-30 gram bunga ekor kucing, cuci bersih kemudian diebus hingga airnya mendidih. Setelah dingin, airnya diaring kemudian diminum.

Mengobati radang usus

Untuk mengobati radang usus, ambil 20 gram bunga ekor kucing, cuci bersih, kemudian direbus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya disaring kemudian diminum.

Mengobati cacingan

Cacingan pada anak bisa diobati dengan bunga ekor kucing. Caranya, sediakan 15 gram bunga ekor kucing, kemudian direbus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya disaring kemudian diminum.

Nah, itu dia beberapa manfaat bunga aekor kucing untuk pengobatan tradisional. Semoga informasi bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.

Manfaat Bunga Kemuning untuk Pengobatan Tradisional

Bunga kemuning (Murraya paniculata L.) biasanya tumbuh liar di tepi hutan, semak belukar, pagar pembatas kebun atau ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Seperti bunga kenanga dan bunga melati, bunga kemuning juga sering digunakan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman yang digunakan adalah daun, ranting dan akar. Kulit batang juga berkhasiat sebagai obat.
Advertisement

Daun dan ranting berguna untuk mengatasi radang buah zakar (orchitis), radang saluran napas (bronkitis), infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, datang haid tidak teratur, lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh, nyeri pada tukak (ulkus), sakit gigi dan menghaluskan kulit.

Akarnya berguna untuk mengobati memar akibat benturan atau terpukul, nyeri rematik, keseleo, digigit serangga dan ular berbisa, bisul, ekzema dan koreng. Sementara kulit batang berguna untuk mengatasi sakit gigi, nyeri akibat luka terbuka di kulit atau selaput lendir (ulkus).

Bunga Kemuning1. Menghaluskan kulit
Daun kemuning segar sebanyak 30 g dicuci lalu ditumbuk sampai lumat. Tambahkan air bersih 1 gelas sambil diaduk rata. Bahan tersebut lalu dilulurkan pada kulit sebelum tidur.

2. Melancarkan haid
Daun kemuning dan daun pacar kuku (Lawsonia inermis) masing-masing bahan segar sebanyak 1/2 genggam, rimpang temulawak 1 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih Lalu direbus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

3. Infeksi saluran kencing
Daun kemuning segar sebanyak 35 g dicuci lalu tambahkan 3 gelas air bersih. Rebus sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

4. Radang buah zakar
Sediakan 9 lembar daun kemuning segar sebanyak 60 g dan herba sambiloto sebanyak 35 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

5. Melangsingkan badan
Daun kemuning segar dan daun mengkudu (Morinda citrifolia) masing-masing segenggam penuh dan temu giring sebanyak 1/2 jari kelingking ditumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air masak sambil diaduk merata. Peras dengan sepotong kain. Air yang terkumpul diminum sekaligus pada pagi hari sebelum makan.

6. Mengobati Sakit gigi
Minyak yang keluar dari kulit batang kemuning yang dibakar diteteskan ke dalam gigi yang berlubang.

7. Mengobati rematik sendi
Akar kemuning dan akar tembelekan (Lantana camara) dicuci, tambahkan 3 pasang kaki ayam. Semua bahan dipotong-potong seperlunya Lalu tambahkan air secukupnya sampai terendam. Semua bahan tersebut Lalu ditim. Hangat-hangat lalu airnya diminum sekaligus.

8. Menyembuhkan Memar
Kemuning dan kaca piring, masing-masing daun segar, sama banyak, dicuci lalu digiling halus. Tambahkan sedikit arak sambil diaduk di atas api. Hangat-hangat ditempelkan pada bagian tubuh yang memar.

9. Mengobati Bisul
Akar kemuning kering sebanyak 30 g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa l gelas. Setelah dingin disaring Lalu diminum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Oke, itu dia beberapa manfaat bunga kemuning sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda semua.

Saturday, 18 January 2014

Manfaat Kembang Sore untuk Pengobatan Tradisional

Kembang Sore (Abutilon indicum L.) merupakan tanaman perdu yang menyukai tempat tumbuh di alam terbuka, hutan, ladang yang tidak terpakai dan mendapat cukup sinar matahari. Namun, karena warna bunganya yang cukup indah, kembang sore ini biasa juga dijadikan tanaman hias untuk ditanam di pekarangan rumah.
Advertisement

Namun tidak hanya berfungsi sebagai tanaman hias, kembang sore ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan. Terutama dijadikan sebagai bahan untuk pengobatan tradisional. Manfaat pengobatan dari kembang sore ini tak lain karena senyawa kimia yang terkandung di dalamnya. Senyawa berkhasiat tersebut meliputi asam amino, asam organik, zat gula dan flavonoid yang terdiri dari gossypin, gossypitrin dan cyanidin-3-rutinoside. Bijinya juga mengandung minyak raffinose (C18 H32 O16).

Manfaat dan Khasiat Kembang Sore untuk Pengobatan


Kembang Sore untuk PengobatanBerikut ini beberapa cara pengobatan tradisional menggunakan ramuan bunga kembang sore. Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah seluruh tanaman. Untuk penyimpanan, herba setelah dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya, kemudian dijemur sampai kering.

Sakit gigi, gusi bengkak
Daun kembang sore direbus hingga mendidih, selagi masih hangat, air rebusannya dipakai untuk kumur-kumur.

Cacing kerami pada anak
Biji buah kembang sore digiling halus lalu digulung seperti rokok kemudian dibakar. Asapnya ditiupkan kelubang dubur.

Obat Rematik
Rebusan herba ini dipakai untuk mandi atau sebagai kompres pada bagian tubuh yang sakit.

Kencing batu
Herba direbus, dipakai untuk merendam tubuh. Untuk tapalnya, ambil daun secukupnya, setelah dicuci bersih lalu digiling sampai halus dan dipakai sebagai tapal pada pinggang dan kandung kemih. Harus sering diganti, karena daunnya berbau busuk.

Tuberkulose paru (TB paru) yang masih ringan
Ambil 30 g akar kembang sore, 30 g akar 1 lex asprelia, 15 g Mahonia japonica, direbus. Setelah dingin disaring, dibagi dalam 3 bagian untuk diminum habis dalam satu hari.

Sakit telinga, pendengaran menurun
Ambil 60 g herba kembang sore segar atau 20-30 buah dicuci bersih lalu direbus dengan daging tanpa lemak. Setelah dingin airnya disaring lalu diminum. Lakukan setiap hari.

Mengobati Bisul
Ambil 1 buah biji kering kemudian digiling menjadi bubuk, lalu diseduh dengan 1 cangkir air panas, hangat-hangat diminum. Daunnya setelah dicuci bersih dilumatkan dan tambahkan madu secukupnya, tempelkan pada bisul.

Mengobati Wasir
Untuk mengobati wasir, ambil 150 g akar kembang sore, lalu direbus dengan air secukupnya sampai kental. Ambil airnya sebanyak 100 cc kemudian diminum. Sisanya diuapkan ke lubang dubur selagi panas.

Kembang sore merupakan tanaman hias yang bermanfaat untuk pengobatan. Jadi selain menjaga keindahan lingkungan rumah, kembang sore juga dapat menjaga kesehatan keluarga Anda.

Thursday, 16 January 2014

Manfaat Daun Keji Beling (Kembang Bugang) Bagi Kesehatan

Keji beling atau kembang bugang (di tempat saya disebut pecah beling) merupakan tanaman yang biasa dijadikan pagar atau pembatas antar kebun di pedesaan. Tanaman ini biasanya tumbuh berumpun, karena cabang rantingnya yang banyak dan daunnya yang lebat. Memiliki nama latin Clerodentrum calamitosum, tanaman ini ternyata tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanaman pagar namun biasa dijadikan sebagai tanaman obat.
Advertisement

Bagian tanaman yang biasa dijadikan obat adalah akar dan daun. Daunnya berkhasiat untuk mengobati Disentri, Demam, Wasir, Kencing tidak lancar, kencing nanah. Kencing batu jenis calsium oksalat dan triple-phosphate dan Sifilis (lues). Sementra akarnya biasa dijadikan obat untuk orang yang terkena gigitan ular.

Berikut ini contoh pemakaian daun keji beling untuk pengobatan tradisional.

keji beling kembang bugangKencing bernanah
Untuk mengobati kencing bernanah, ramuannya sebagai berikut: 6 lembar daun keji beling, 10 lembar daun pegagan, 20 lembar daun picisan, 25 lembar daun jinten, 12 sirip daun meniran, 9 lembar daun murbei, 8 lembar daun sendok, 50 lembar daun kumis kucing, 8 lembar daun bengang, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih sampai airnya tersisa 21/4 gelas. Setelah dingin airnya disaring, lalu diminum ramuan tersebut 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.

Kencing Batu
Ada dua ramuan untuk mengobati kencing batu. Ramuan pertama, bahannya adalah 8 lembar daun dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin airnya disaring, minum dengan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari sehari masing-masing 3/4 gelas tiap kali minum.

Cara kedua, bahannya adalah daun keci beling, daun sarap, daun pecut kuda, daun kumis kucing, masing- masing 7 lembar, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 3 gelas. Setelah dingin disaring, minum sehari 3 kali masing-masing 1 gelas.

Mengobati Wasir
Untuk mengobati wasir atau ambeien, cuci bersih 9 lembar daun keji beling, kemudian dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan tambahkan madu seperlunya. Minum dua kali sehari, masing-masing 3/4 gelas tiap kali minum.

Digigit Ular
Jika Anda digigit ular, ambil sepotong akar keji beling sebesar ibu jari, lalu dicuci bersih dengan air matang. Setelah benar-benar bersih kemudian dikunyah, airnya ditelan dan ampasnya ditempelkan pada luka bekas gigitan.

Mengobati Demam
Siapkan 10 gram daun keji beling segar, dicuci bersih lalu direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin airnya disaring,  dan minum sekaligus.

Sama seperti bunga kenanga, sekarang ini tanaman keji beling cukup sulit ditemukan, tidak seperti 10 tahun lalu. Jadi, kalau di sekitar rumah Anda terdapat tanaman ini, jangan ditebang biarkan saja tumbuh subur. Karena keji beling memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Manfaat Bunga Kamboja untuk Kesehatan dan Kecantikan

Bunga kamboja (Plumeria rubra L.cv. Acutifolia.) merupakan tanaman yang berasal dari daerah Amerika tropik dan Afrika. Kamboja termasuk tanaman hias yang ditanam di pekarangan rumah maupun di dalam pot. Kamboja memiliki beberapa jenis, ada yang kerdil ada juga yang besar yang bisa mencapai tinggi beberapa meter. Kamboja yang besar biasa ditanam di tempat pemakaman.
Advertisement

Selain ukuran pohonnya, jenis pohon kamboja juga bisa dibedakan dari daunnya. Ada pohon kamboja yang daunnya lebar dengan ujung lancip, ada kamboja yang daunnya kecil dan lonjong dengan ujung tumpul. Kembang bunga kamboja memiliki aneka warna, dari mulai putih, kuning, merah dan merah muda atau kombinasi dari warna-warna tersebut.

Sama seperti tanaman hias lainnya, misalkan bunga melati dan bunga kenanga, bunga pohon kamboja juga menyebarkan wangi yang khas. Selain bermanfaat sebagai tanaman hias, bunga kamboja juga sering digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi beberapa penyakit. Diantaranya bisul, kencing nanah (Gonorrhea), bengkak, kutil, kapalan, menghaluskan kulit dan frambusia.

Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah akar, daun, getah, serta kulit pohonnya. Getah Pohon Kamboja (Plumeria acuminata) mengandung senyawa sejenis karet, triterpenoid amyrin, lupeol, kautscuk dan damar. Kandungan minyak mrnguapnya terdiri dari geraniol, sitronellol, linallol, farnesol dan fenetilalkohol.

Berikut ini beberapa contoh cara pengobatan menggunakan bunga kamboja.

1. Mengobati Bisul
Khasiat Bunga KambojaUntuk mengobati bisul dengan bunga kamboja, bisa dilakukan dengan dua cara. Cara pertama menggunakan daun kamboja dan minyak kelapa. Daun kamboja dilemaskan dan diolesi dengan minyak kelapa, kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang ditumbuhi bisul. Setelah kering ganti dengan daun yang lain.

Cara kedua, menggunakan getah pohon kamboja. Ambil getah kamboja langsung dari pohonnya dan dioleskan pada bagian tubuh yang ditumbuhi bisul.

2. Mengatasi Bengkak
Cara mengobati bagian tubuh yang bengkak adalah dengan kulit pohon kamboja. Caranya, ambil 1 sirap kulit pohon kamboja kemudian ditumbuk hingga halus. Rebus dengan setengah cerek air hingga mendidih. Air tersebut digunakan untuk merendam bagian tubuh yang bengkak jika memungkinkan. Jika tidak, gunakan untuk mengompres.

3. Patek, Puru (Frambusia)
Caranya, ambil 2 Sirap kulit kamboja, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 1 cerek air sampai mendidih. Air tersebut digunakan untuk mandi dan menggosok bagian tubuh yang luka.

4. Kencing Nanah (Gonorrhea)
Cuci bersih 1 potong akar pohon kamboja, kemduian direbus dengan dua gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Air ramuan tersebut diminum satu kali sehari sebanyak 1 cangkir.

5. Mengobati Sakit Gigi Berlubang
Untuk mengobati sait gigi akibat gigi berlubang, caranya mudah. Ambil getah pohon kamboja menggunakan kapas, kemudian kapas tersebut dipakai untuk mencocok gigi yang berlubang.

6. Menghilangkan Tahi Lalat
Tahi lalat bisa menambah kecantikan wajah seseorang, namun juga bisa mengganggu. Jika anda memiliki tahi lalat yang mengganggu, bisa dihilangkan dengan menggunakan getah pohon kamboja. Caranya, ambil getah kamboja menggunakan kapas, kemudian tempelkan pada tahi lalat. Lakukan secara rutin sampai tahi lalat hilang dengan sendirinya.

7. Menghilangkan kutil
Caranya sama dengan menghilangkan tahi lalat, yaitu menggunakan getah kamboja. Namun harus waspada karena getah kamboja sifatnya tajam, jadi jangan sampai terkena bagian tubuh yang yang lain.

Bunga kamboja memang kaya akan kandungan emolien dan vitamin E. Selain untuk pengobatan, bunga kamboja juga bermanfaat untuk kecantikan, terutama perawatan kecantikan kulit. Bunga eksotis ini memberikan sensasi melembabkan, melembutkan, serta menambah nutrisi dan menjaga elastisitas kulit.

Manfaat Bunga Kenanga Atasi Berbagai Penyakit

Kenanga (Canangium odoratum) adalah tanaman dengan bunga yang baunya sangat khas. Bunga kenanga sering dijadikan bunga tabur dan pohonnya sebagai peneduh di halaman rumah atau di tepi jalan.
Advertisement

Seperti bunga pagoda dan bunga melati, bunga kenanga juga sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Orang-orang tua dulu sering menggunakan bunga kenanga untuk mengobati batuk akibat bronkhitis, obat sesak nafas, serta malaria. Selain itu, bunga kenanga juga bisa dijadikan bahan untuk membuat jamu bagi ibu yang baru saja melahirkan.

Manfaat bunga kenanga untuk pengobatan bisa anda lihat melalui ramuan tradisional di bawah ini:

Jamu Setelah Melahirkan
Khasiat Bunga KenangaSetelah melahirkan, seorang ibu perlu memulihkan kembali kondisi tubuhnya. Zaman dahulu kala saat dokter dan bidan masih jarang, para guguni atau paraji, sering membuatkan jamu untuk memulihkan kondisi Ibu yang melahirkan.

Berikut ramuannya: bunga kenanga yang masih muda, kayu rapet, pegatsih, kunci pepet, kunyit, jongrahab, jalawe, dan jakeling. Semua bahan tersebut ditumbuk halus (dipipis), kemudian diseduh dengan air panas. Kemudian airnya disaring dan diminum.

Mengobati Bronkhitis
Untuk mengobati bronkhitis, sediakan 2 kuntum bunga kenanga, lalu direbus dengan satu gelas air panas sampai mendidih hingga tersisa setengah gelas. Setelah dingin, airnya diminum secara rutin setiap pagi dan sore.

Obat Sesak Napas
Bunga kenanga juga berkhasiat untuk mengobati sesak nafas karena asma maupun alergi. Caranya, ½ genggam bunga kenanga dan 1 ½ sendok gula putih direbus dengan satu gelas air panas hingga tersisa setengah gelas. Saring airnya dan minum secara teratur tiap pagi dan sore hari.

Mengobati Malaria
Untuk mengobati malaria, ambil 3 kuntum bunga kenanga yang sudah dikeringkan. Kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas, lalu ditutup rapat. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum secara teratur.

Bunga kenanga yang memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi kesehatan ini, sekarang sudah sangat jarang ditemukan. Jadi, bagi Anda yang memiliki pohon bunga kenanga di sekitar rumah, jangan ditebang. Pelihara saja karena banyak manfaatnya.

Manfaat Bunga Melati Putih untuk Kesehatan

Melati (Jasminum sambac, Ait.) merupakan bunga yang terkenal karena baunya yang harum. Di Indonesia, pohon bunga melati sering dijumpai di pekarangan rumah atau sebagai pembatas pagar. Bunga melati memiliki banyak manfaat dan sudah digunakan untuk berbagai keperluan sejak zaman dahulu. Baunya yang wangi menjadikan melati sebagai bunga yang wajib untuk hajatan dan ritual-ritual tertentu. Dari yang berbau adat, agamis, hingga mistis.
Advertisement

Namun hanya sebagian aja yang mengetahui manfaat bunga melati untuk kesehatan dan pengobatan tradisional. Padahal, nenek moyang kita sudah menggunakan khasiat dari bunga melati ini untuk obat tradisional. Diantaranya menghentikan keluarnya ASI berlebihan, obat sakit mata, sakit kepala, demam dan sesak nafas.

Khasiat bunga melati sebagai obat tak lepas dari kandungan senyawa yang ada di dalamnya. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain indol, benzyl, dan livalylacetaat. Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah daun, akar dan bunganya.

Berikut ini cara pengobatan tradisional menggunakan bunga melati:

Bunga Melati Putih1. Sesak Nafas
Rebuslah 20 lembar daun melati dan garam secukupnya dengan menggunakan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin, air rebusan daun melati tersebut disaring. Minum airnya dua kali sehari tiap pagi dan sore.

2. Demam dan Sakit Kepala
Jika Anda atau keluarga Anda ada yang mengalami demam, jangan panik. Ambillah segenggam daun melati dan 10 kuntum bunga melati, kemudian diremas-remas dengan tangan. Setelah layu dan agak hancur, rendam dalam air. Air rendaman ini digunakan untuk mengompres dahi. Cara ini juga bisa dilakukan untuk mengobati sakit kepala ringan.

3. Disengat Lebah atau Serangga Lain
Jika Anda tiba-tiba disengat lebah, ambillah satu genggam bunga melati, kemudian diremas-remas sampai halus. Tempelkan bunga melati yang sudah diremas tersebut ke bagian tubuh yang digigit serangga atau disengat lebah.

4. Sakit Mata
Anda pernah mengalami sakit mata, seperti mata merah karena iritasi ataupun belekan? Sebenarnya kondisi tersebut bisa diatasi dengan daun melati. Caranya, ambil satu genggam daun melati, kemudian dipipis halus. Tempelkan pada dahi diatas mata, kalau kering ganti dengan ramuan baru.

5. Menghentikan ASI Berlebihan
Terkadang, ada ibu menyusui yang ASI-nya keluar terlalu banyak. Bahkan saat sang bayi tidak menyusu pun ASI tetap keluar. Hal ini tentu cukup merepotkan, namun bisa diatasi dengan ramuan bunga melati. Caranya, satu genggam daun melati dipipis halus, kemudian ditempelkan pada sekitar buah dada. Lakukan setiap pagi sebelum mandi.

Bunga melati mempunyai banyak nama dan sebutan. Orang sunda menyebutnya malati, orang jawa menyebutnya melur. Di madura, orang menyebut melati dengan malate dan orang Bali menyebutnya menuh. Sementara orang luar, seperti di Inggris, merek menyebutnya Jasmine, orang arab menyebutnya Yasmin.

Manfaat Bunga Pagoda untuk Kesehatan

Bunga pagoda (Clerodendrum japonicum Sweet) merupakan tanaman hias yang biasa ditanam di pekarangan rumah. Atau sebagai peneduh di tepi jalan dan pagar rumah. Diberi nama bunga pagoda karena bunganya yang berumpun membentuk seperti pagoda atau piramid [lihat gambar].
Advertisement

Sama seperti bunga matahari, selain sebagai kembang taman, bunga pagoda juga berkhasiat sebagai tanaman obat tradisional. Bagian tanaman yang bermanfaat dan sering dijadikan obat adalah akar, daun dan bunganya.

Manfaat Akar Bunga Pagoda
Manfaat Bunga PagodaAkar bunga pagoda memiliki sifat dingin dan rasanya pahit. Khasiatnya sebagai antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghilangkan bengkak, dan menghancurkan darah beku.

Akar bunga pagoda ini biasa digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti sakit pinggang (lumbago), nyeri pada rematik, tuberkulosis paru (TB paru) yang disertai batuk darah, wasir berdarah (hemoroid), berak darah (disentri), susah tidur (insomnia), dan bengkak (memar) akibat terbentur benda keras.

Daun dan Bunga Pagoda
Bunga pagoda memiliki rasa yang manis dan sifatnya hangat. Berkhasiat sedatif dan hemostatis (menghentikan pendarahan). Bunga pagoda biasa digunakan untuk mengobati penderita anemia, keputihan, wasir berdarah, dan susah tidur (insomnia). Sedangkan daunnya berkhasiat sebagai antiradang dan mengeluarkan nanah.

Berikut ini beberapa contoh manfaat bunga pagoda untuk kesehatan dan pengobatan tradisional:

Mengobati bisul dan koreng
Ambil daun dan bunga pagoda yang masih segar, cuci bersih dan digiling atau ditumbuk hingga halus. Tambahkan sedikit madu, kemudian diaduk hingga rata. Tempelkan ramuan tersebut diatas bisul atau koreng. Jika sudah kering bisa diganti dua atau tiga kali sehari.

Mengobati susah tidur (insomnia)
Ambil bunga pagoda kering secukupnya, kemudian digiling hingga menjadi serbuk. Ambil satu sendok teh serbuk tadi, lalu masukkan ke dalam satu seloki arak manis. Aduk rata, lalu minum sekaligus pada malam hari menjelang tidur.

Mengobati Wasir Berdarah
Cuci bersih 30 gram bunga pagoda dengan usus sapi. Bisa dijadikan sayur atau ditumis. Setelah matang, kuahnya diminum dan usus sapinya bisa dimakan sebagai lauk.

Selain bermanfaat sebagai tanaman hias, bunga pagoda juga memiliki khasiat sebagai tanaman obat. Jadi, kalau di pekarangan rumah anda terdapat kembang pagoda, jangan ditebang.

Manfaat Bunga Matahari untuk Kesehatan dan Pengobatan

Apakah diantara para pembaca ada yang menanam pohon bunga matahari di halaman rumah? Jika iya, apakah Anda tahu bahwa bunga matahari tidak hanya berguna sebagai tanaman hias, tapi juga sebagai tanaman obat? Hmmh, saya yakin banyak yang belum tahu mengenai manfaat bunga matahari untuk pengobatan tradisional.
Advertisement

Bunga matahari memiliki nama latin Helianthus annuus Linn. dan masuk dalam famili Compositae. Sama seperti lidah buaya, bunga matahari merupakan tanaman hias yang sering dijadikan sebagai obat tradisional. Beberapa penyakit yang bisa diobti dengan bunga matahari antara lain Hipertensi, Sakit kepala, Sakit gigi, nyeri menstruasi, reumatik, Nyeri lambung, radang payudara, Sulit melahirkan, Disentri, Campak, Infeksi saluran kencing, Bronkhitis, Batuk, Keputihan dan Malaria.

Kandungan kimia yang terdapat pada bunganya antara lain: Quercimeritrin, helianthoside (A,B,C), oleanolic acid, echinocystic acid. Sedangkan dalam bijinya terkandung Beta-sitosterol, prostaglandin E, chlorogenic acid, quinic acid, phytin, 3,4-benzopyrene.

Manfaat Bunga MatahariBagian tanaman yang sering digunakan untuk pengobatan adalah akar, daun, bunga dan biji. Akar bunga matahari berkhasiat untuk mengobati infeksi saluran kencing, radang saluran nafas (bronchitis), batuk rejan (pertussis), keputihan (leucorrhoe). Bagian bunganya sendiri bermanfaat untuk pengobatan tekanan darah tinggi, mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala, pusing, sakit gigi, nyeri menstruasi (dysmenorrhoe), nyeri lambung (gastric pain), radang payudara (mastitis), rheumatik (arthritis), sulit melahirkan.

Bijinya bisa digunakan untuk menambah nafsu makan, lesu, disenteri berdarah, campak, dan sakit kepala. Sementara daunnya dipakai untuk mengobati penyakit malaria.

Berikut ini contoh pemanfaatan bunga matahari sebagai obat tradisional:

1. Mengobati Sakit Kepala
Ambil 30 gram bunga matahari, kemudian direbus dengan satu butir telur ayam (jangan dipecahkan). Rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1/2 gelas. Kemudian air rebusan tersebut diminum sesudah makan sebanyak dua kali sehari.

2. Mengobati Rematik
Untuk mengobati rematik, rebuslah 1 tangkai kepala bunga matahari sampai menjadi kanji. Kemudian tempelkan kanji tersebut ke bagian yang sakit seperti menggunakan salep.

3. Mengobati Disentri
Seduh 30 gram biji bunga matahari, kemudian ditim selama kurang lebih 1 jam. Setelah dingin, tambahkan gula batu secukupnya, kemudian diminum.

4. Melancarkan buang air besar dan kecil
Jika Anda mengalami susah buang air besar ataupun susah buang air kecil, rebuslah 15-30 gram akar bunga matahari segar, kemudian minum airnya. Insya Alloh semuanya akan lancar kembali.

5. Infeksi saluran kencing
Rebus 30 gram akar bunga matahari segar. Sewaktu akan mendidih, segera diangkat dan minum selagi masih hangat.

PERHATIAN!!!
Wanita hamil dilarang meminum ramuan bunga matahari!